Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Imbas Kartu Kuning UNESCO, Kemenpar Panggil Pengelola Geopark Kaldera Toba

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 17:49 WIB | Oleh:
Imbas Kartu Kuning UNESCO, Kemenpar Panggil Pengelola Geopark Kaldera Toba Doc: ANTARA/HO-Kemenpar
Ket. Wisatawan menikmati keindahan Geopark Kaldera Toba, Sumatera Utara.

JAKARTA - Kementerian Pariwisata memanggil pengelola Geopark Kaldera Toba untuk memberikan penjelasan soal peringatan kartu kuning yang diberikan oleh UNESCO dalam rapat UNESCO Global Geopark di Maroko pada 4-5 September 2023 lalu.

“Gubernur Sumatera Utara sudah memberi atensi yang tinggi untuk mengembalikan posisi Geopark Kaldera Toba kembali ke green card," kata GM Badan Pengelola Kaldera Toba UNESCO Global Dr. Azizul Kholis dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (16/5).

Dalam audiensi yang digelar di Jakarta hari ini, Azizul menyatakan pihaknya butuh waktu dua bulan untuk berbenah, dengan asesmen baru yang disampaikan pihak UNESCO yang akan dilakukan pada 15 Juli 2025 mendatang.

Meski demikian, pihak pengelola Geopark Kaldera Toba optimistis bahwa ini akan terselesaikan dengan kolaborasi semua pihak mulai dari pemerintah pusat sampai ke daerah

Menanggapi hal itu, Deputi Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar Hariyanto memastikan Kementerian Pariwisata telah mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa rekomendasi UNESCO dapat segera dipenuhi.

Beberapa rekomendasi utama dari UNESCO untuk perbaikan agar bisa kembali ke kartu hijau adalah mencakup beberapa hal.

Perbaikan mencakup warisan geologi dan interpretasinya yang diversifikasi cerita geologi dan memperluas survei, warisan alam, budaya, dan buatan terkait identifikasi dan inventarisasi lebih lanjut, visibilitas dan kemitraan soal peningkatan panel interpretasi dan visibilitas geopark serta jejaring dan pelatihan untuk meningkatkan kerja sama dengan geopark Indonesia lainnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata akan terus berkoordinasi dengan Badan Pengelola Kaldera Toba UNESCO Global Geopark, pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait lainnya untuk memfasilitasi penyusunan siteplan pada Geosite yang akan dilakukan pada 2026.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Penyusunan siteplan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur dan manajemen Geopark Kaldera Toba sesuai dengan pedoman UNESCO," ujarnya.

Hal berikutnya yang dilakukan yakni Kementerian Pariwisata telah menyusun beberapa langkah konkret antara lain pembuatan panel penjelasan atau interpretasi di Geosite dan menyelenggarakan event-event MICE, yang mendukung forum dan kegiatan terkait destinasi wisata Geopark Kaldera Toba.

"Kemenpar akan membuat panel interpretasi di berbagai geosite dalam Geopark Kaldera Toba untuk meningkatkan pemahaman pengunjung mengenai nilai geologi dan warisan alam yang ada di kawasan ini," ucap Hariyanto.

Kementerian Pariwisata turut memberikan dukungan berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 sebesar Rp56,6 Miliar serta kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, koordinasi teknis, dan revitalisasi geosite seperti Monkey Forest Sibaganding dan Geosite Pulau Sibandang.

Alokasi dana tersebut terdistribusi ke-8 Kabupaten yang berlokasi di kawasan Danau Toba, peruntukannya sebagai dukungan pembangunan infrastruktur fisik maupun kegiatan nonfisik untuk menunjang pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata.

Ke delapan Kabupaten di kawasan Danau Toba yang menerima DAK yakni Dairi, Karo, Simalungun, ?Tapanuli Utara, ?Toba, ?Pakpak Bharat, ?Humbang Hasundutan dan Samosir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.