Chelsea Bidik Liga Champions
📅 Jumat, 16 Mei 2025, 06:51 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Paul ELLIS / AFP
LONDON — Chelsea akan menjamu Manchester United di Stamford Bridge, Jumat (165) malam waktu setempat. Laga ini bisa menentukan nasib keduanya di klasemen Liga Inggris. Bagi Chelsea, kemenangan bisa menjaga asa finis di zona Liga Champions.
Sebaliknya, Manchester United justru tengah terjebak dalam musim yang nyaris terburuk sepanjang sejarah klub. The Blues baru saja menelan kekalahan dari Newcastle United 0-2 di St James’ Park akhir pekan lalu. Gol Sandro Tonali dan Bruno Guimaraes memutus tren lima kemenangan beruntun skuad asuhan Enzo Maresca di semua ajang.
Kini, Chelsea berada di posisi kelima dengan 63 poin. Ini sama dengan Aston Villa di tempat keenam, namun unggul selisih gol. Meski demikian, Maresca tetap optimistis anak asuhnya bisa bangkit. “Kami tahu kekalahan itu menyakitkan, tapi masih mengendalikan nasib sendiri,” tutur Maresca.
Stamford Bridge selalu memberi energi tambahan. Chelsea harus respons dengan semangat tinggi dan sikap sebagai penantang Liga Champions. Chelsea memiliki catatan kandang yang cukup solid musim ini.
Dari 17 pertandingan di Stamford Bridge, hanya kalah dua kali. Ini lebih baik dari hampir semua tim, kecuali Liverpool dan Aston Villa. Terakhir kali, dia tumbang di kandang terjadi pada hari Boxing Day saat Fulham mencetak gol menit akhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Manchester United justru memasuki periode kelam. Kekalahan 0-2 dari West Ham United di Old Trafford akhir pekan lalu, membuat terperosok ke posisi 16 klasemen dengan 39 poin dari 35 laga. Ini menjadi 17 kali, MU kalah di liga. Ini angka yang mencerminkan krisis performa.
Pelatih MU, Ruben Amorim, mencoba tetap tenang di tengah tekanan. Dia sadar tekanan besar datang dari luar, tapi focus terus. “Laga melawan Chelsea adalah kesempatan membuktikan, kami belum menyerah,” tegas Amorim.
Dengan final Liga Eropa melawan Tottenham yang menanti pekan depan, laga melawan Chelsea dan Aston Villa akan menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Amorim. Apalagi, rekor tandang MU tak menggembirakan. Dalam empat laga terakhir di luar kandang, MU hanya meraih satu poin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi Tim
Sementara itu, Chelsea harus bermain tanpa Nicolas Jackson yang terkena kartu merah. Dia juga kehilangan Christopher Nkunku dan Marc Guiu akibat cedera. MU datang ke London dengan daftar cedera yang lebih panjang. Lisandro Martinez, Diogo Dalot, Joshua Zirkzee, dan Leny Yoro diragukan tampil.
Meski kekuatan lini serang Chelsea menipis, Maresca percaya pada fleksibilitas tim asuhannya. “Kami punya banyak pemain yang bisa beradaptasi di posisi depan. Palmer dan Madueke sudah beberapa kali jadi pembeda,” ujarnya.
Chelsea juga punya modal historis yang mendukung. Dia tak pernah kalah dari MU di Stamford Bridge sejak Februari 2021. Secara keseluruhan tampil konsisten kala bertemu tim-tim papan bawah musim ini.
Sebaliknya, MU hanya sekali menang tandang sejak pertengahan Maret. Kekalahan beruntun, absennya pemain kunci, dan tekanan suporter membuat laga di London bisa menjadi titik balik. Atau semakin menjerumuskan mereka ke jurang krisis.
Dengan tiga laga tersisa dan hanya satu poin memisahkan dari angka “aman” 40, masa depan MU masih belum pasti. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!