Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB: Api karhutla di Sumsel dan Kalteng berhasil dipadamkan

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 15:20 WIB | Oleh:
BNPB: Api karhutla di Sumsel dan Kalteng berhasil dipadamkan Doc: ANTARA/HO-BPBD Ogan Ilir
Ket. Personel BPBD Kabupaten Ogan Ilir memadamkan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Parit dan Palem Raya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan, Rabu (14/5)

Jakarta -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan di lapangan.  

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa karhutla di Sumatera Selatan terjadi pada Rabu (14/5) sekitar pukul 16.08 WIB, melanda dua desa di Kabupaten Ogan Ilir.  

"Titik api teridentifikasi di Desa Parit dan Desa Palem Raya dengan luas lahan terbakar mencapai 2,25 hektare," kata dia.  

Meski demikian, Abdul menambahkan bahwa berdasarkan laporan terkini dari BPBD Ogan Ilir mereka telah berhasil memadamkan seluruh titik api yang membakar lahan mineral tersebut.

BNPB mengkonfirmasi pemadaman juga dilakukan terhadap karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. 

"Di Kalimantan Tengah, luas lahan yang terbakar di masing-masing kabupaten mencapai 0,5 hektare. Seluruh api berhasil dipadamkan dan saat ini kondisi telah terkendali," katanya.

Abdul menegaskan bahwa tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla di berbagai daerah.

Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat sebanyak 38 kejadian karhutla terjadi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah pada medio Januari hingga pertengahan Mei 2025, dengan sebaran 180 titik panas dan total luas lahan terdampak mencapai 25,46 hektare.

Kabupaten Sukamara tercatat sebagai wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar, yakni 6,90 hektare, disusul Kabupaten Barito Utara dengan 4,01 hektare.

Penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum di masing-masing wilayah.

Menanggapi tren karhutla yang terus berulang, BNPB mengingatkan pemerintah daerah untuk menyiagakan peralatan pemadaman, kendaraan operasional, personel, serta anggaran cadangan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.

Langkah kesiapsiagaan harus terus diperkuat terutama di enam provinsi prioritas rawan karhutla yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.