Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pagar Nusa Rawat Nilai Perjuangan Eddie Mardjoeki dalam Membina Pencak Silat Indonesia

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Pagar Nusa Rawat Nilai Perjuangan Eddie Mardjoeki dalam Membina Pencak Silat Indonesia Doc: Antara
Ket. Suasana Upacara Persemayaman jenazah Mayjen TNI (Purn) Eddie Mardjoeki Nalapraya di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (13/5/2025).

Jakarta - Organisasi pencak silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) Pagar Nusa bertekad merawat nilai perjuangan tokoh pencak silat Eddie Mardjoeki Nalapraya dalam membina pencak silat Indonesia hingga bisa mendunia.

"Dalam setiap langkah Pagar Nusa, kami merasakan jejak perjuangan beliau. Dalam setiap salam hormat kami kepada guru, kami mengenang keteladanan beliau. Dan dalam setiap peluh latihan para pendekar muda, ada semangat menjaga nilai-nilai yang beliau tanamkan yang terus hidup," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Nalapraya yang merupakan penerima Bintang Mahaputera Pratama, Bintang Gerilya, dikenal luas sebagai pendekar pencak silat dunia, meninggal dunia pada usia 93 tahun dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Rabu (15/5).

Haroen menjelaskan, Nalapraya adalah tokoh besar dalam dunia pencak silat Indonesia, negarawan yang penuh dedikasi, dan penjaga muruah budaya bangsa. Ia secara pribadi menganggap Nalapraya bukan hanya tokoh nasional, melainkan sosok ayah, pembina, dan pendekar sejati.

"Saya menyimpan banyak kenangan bersama beliau dalam pertemuan-pertemuan yang hangat, dalam diskusi yang penuh keteduhan, dan dalam setiap pesan-pesan luhur yang beliau titipkan kepada generasi penerus," katanya.

Haroen yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) itu menjelaskan, dalam setiap kesempatan, Nalapraya tak sekali pun berbicara tentang dirinya, melainkan selalu tentang pencak silat, tentang Indonesia, dan tentang warisan budaya yang harus dijaga.

Sosok Nalapraya adalah simbol keistiqomahan dalam memperjuangkan pencak silat sebagai jalan budaya dan diplomasi bangsa. Di masa-masa sulit, ketika pencak silat belum dikenal dunia, kata dia, Nalapraya berdiri paling depan dan tak gentar menghadapi birokrasi serta tidak kenal lelah menjalin diplomasi.

Berkat perjuangan panjang dan tanpa pamrih, Nalapraya mengantar pencak silat tidak hanya mendapat tempat di hati anak bangsa, tapi juga di panggung internasional hingga akhirnya diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh UNESCO.

"Bersama IPSI, bersama para pendekar, beliau menanamkan nilai bahwa pencak silat bukan sekadar jurus dan teknik, tapi jalan hidup," katanya.

Haroen menjelaskan, sebelum dimakamkan, Nalapraya disemayamkan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, tempat yang sangat dicintainya sekaligus tempat ia menanamkan jiwa perjuangan bagi ribuan pendekar dari seluruh pelosok negeri.

Nalapraya kemudian dimakamkan Taman Makam Pahlawan Kalibata, tempat peristirahatan para pejuang bangsa. "Sangat layak, karena beliau memang pejuang, bukan hanya dalam medan pertempuran, tapi juga dalam menjaga kehormatan budaya bangsa," katanya.

Ia menambahkan, Pagar Nusa merasakan duka sedalam-dalamnya namun tetap bersyukur karena pernah mendapat bimbingan dari Nalapraya dalam membangun pencak silat sebagai karya budaya bangsa Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.