Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Kesehatan Lebak mendata 247 warga korban gigitan ular berbisa

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 08:00 WIB | Oleh:

Ketua Sahabat Relawan Indonesia (SRI) Muhammad Arif Kirdiat mengatakan dirinya dari Januari sampai Mei 2025 menangani warga Badui korban gigitan ular sebanyak 28 orang dan dua orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Selama ini kasus gigitan ular tanah yang mematikan itu cukup menonjol bagi warga Badui ketika membuka lahan pertanian ladang.

Ia menekankan pentingnya penanganan medis, karena metode tradisional seperti jampi-jampi tidak terbukti efektif untuk menyembuhkan gigitan ular berbisa.

"Kami juga akan mendatangkan serum ABU dari Thailand, karena di sana adalah produsen terbesar di dunia. Sebab, ketersediaan ABU yang diproduksi PT Bio Farma Bandung relatif terbatas dan dinilai belum mencukupi kebutuhan di lapangan," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kanekes, Djaro Oom menyampaikan harapannya agar Gubernur Banten Andra Soni dapat segera memenuhi kebutuhan serum ABU untuk masyarakat Badui.

"Kami berharap serum ABU dipenuhi di puskesmas setempat," ujar Djaro Oom sambil menyatakan kondisi geografis dan pola hidup masyarakat Badui yang sehari - hari di hutan tentu rawan risiko terkena gigitan ular berbisa sehingga akses terhadap layanan medis, termasuk ketersediaan ABU harus terpenuhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.