Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok dan AS Pangkas Tarif Besar-Besaran

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 13:58 WIB | Oleh:
Tiongkok dan AS Pangkas Tarif Besar-Besaran Doc: AFP

BEIJING - Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok memangkas tarif besar-besaran terhadap barang satu sama lain selama 90 hari pada Rabu (14/5), setelah gencatan senjata sementara dalam perang dagang brutal yang mengguncang pasar global dan rantai pasokan internasional.

Washington DC dan Beijing telah sepakat untuk menurunkan tarif yang sangat tinggi secara drastis dalam kesepakatan yang muncul dari pembicaraan penting di akhir pekan di Jenewa, Swiss.

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan Washington DC kini memiliki cetak biru untuk kesepakatan perdagangan yang sangat, sangat kuat dengan Tiongkok yang akan membuat ekonomi Beijing terbuka bagi bisnis AS, dalam sebuah wawancara yang disiarkan Selasa (13/5) di Fox News.

"Kami memiliki batasan kesepakatan yang sangat, sangat kuat dengan Tiongkok. Namun, bagian yang paling menarik dari kesepakatan itu ... adalah dibukanya Tiongkok untuk bisnis AS," kata dia kepada penyiar AS saat berada di Air Force One dalam perjalanan menuju awal tur ke Timur Tengah.

"Salah satu hal yang menurut saya paling menarik bagi kami dan juga bagi Tiongkok adalah upaya kami untuk membuka Tiongkok," imbuh dia, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Trump telah mengacaukan perdagangan internasional dengan tarif yang dikenakannya secara luas di seluruh perekonomian, dengan Tiongkok yang paling terkena dampak.

Karena tidak mau mengalah, Beijing menanggapi dengan mengenakan tarif balasan yang mengakibatkan kedua belah pihak mengenakan tarif lebih dari 100 persen.

Setelah miliaran dollar hilang dari ekuitas dan bisnis-bisnis terpuruk, negosiasi akhirnya dimulai pada akhir pekan di Jenewa antara negara-negara adikuasa perdagangan dunia untuk menemukan jalan keluar dari kebuntuan tersebut.

Berdasarkan kesepakatan itu, Amerika Serikat setuju untuk menurunkan tarifnya atas barang-barang Tiongkok hingga 30 persen sementara Tiongkok akan menurunkan tarifnya sendiri hingga 10 persen - turun lebih dari 100 poin persentase.

Pengurangan tersebut mulai berlaku setelah tengah malam waktu Washington DC pada Rabu, sebuah penurunan besar dalam ketegangan perdagangan yang mengakibatkan tarif AS atas impor Tiongkok melonjak hingga 145 persen dan bahkan setinggi 245 persen pada beberapa produk.

"Tidak ada pemenang dalam perang tarif atau perang dagang," kata Presiden Xi Jinping.

Eskalasi Terbaru

Walau begitu sumber ketegangan yang mendalam juga tetap ada dimana tarif tambahan AS tetap lebih tinggi daripada Tiongkok karena tarif tersebut mencakup pungutan sebesar 20 persen atas keluhan Trump tentang ekspor bahan kimia Tiongkok yang digunakan untuk membuat fentanil.

Washington DC telah lama menuduh Beijing menutup mata terhadap perdagangan fentanil, sesuatu yang dibantah Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.