Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Kader Malaria untuk Atasi Wabah di Gorontalo

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 20:55 WIB | Oleh:
Pelatihan Kader Malaria untuk Atasi Wabah di Gorontalo Doc: Antara
Ket. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menggelar pelatihan kader Malaria Migrant Mobile Population (MMP) pada Rabu (14/5/2025).

Gorontalo - Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo sedang melatih kader malaria untuk mengatasi wabah yang sedang terjadi di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.

"Kita melaksanakan Pelatihan Kader Malaria Migrant Mobile Population (MMP) selama enam hari, mulai dari tanggal 13 hingga 18 Mei 2025," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Jeane Istanti Dalie di Gorontalo, Rabu.

Ia mengatakan pelatihan tersebut sepenuhnya dibiayai dari Dana Global Fund Komponen Malaria Tahun Anggaran 2025.

Pelatihan diselenggarakan sebagai respons terhadap tingginya kasus malaria yang menjadi perhatian serius di Provinsi Gorontalo, terutama di Pohuwato dan Boalemo yang saat ini tengah dilanda wabah penyakit tersebut.

Jeane mengatakan malaria tidak hanya mengancam kesehatan individu, tetapi juga berdampak signifikan pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Data terkini menunjukkan bahwa hingga saat ini, Provinsi Gorontalo telah mencatat sebanyak 687 kasus malaria. Kabupaten Pohuwato menjadi penyumbang kasus tertinggi dengan 264 kasus, disusul Boalemo dengan 243 kasus.

"Fenomena pembukaan dan perluasan tambang emas ilegal di dua kabupaten tersebut disinyalir menjadi salah satu faktor utama peningkatan kasus malaria, di mana sebagian besar penderita berasal dari kalangan penambang emas," kata Jeane.

Kondisi ini mendorong Kementerian Kesehatan untuk menyelenggarakan pelatihan dengan harapan besar agar kader malaria yang terlatih dapat berperan aktif dalam upaya penurunan kasus malaria di wilayah Pohuwato dan Boalemo.

Jeane menekankan betapa vital nya peran kader kesehatan dalam konteks penanggulangan malaria.

Menurutnya kader merupakan garda terdepan dalam melakukan deteksi dini, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menjadi penghubung penting antara layanan kesehatan dan warga.

Oleh karena itu, pelatihan ini dianggap krusial untuk membekali para kader dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menangani dan mencegah penyebaran malaria.

"Saya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di lapangan nantinya. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat, kita optimis bahwa eliminasi malaria dapat kita capai," kata Jeane.

Pelatihan diikuti oleh 52 peserta yang terdiri dari 30 kader dari Pohuwato, 20 kader dari Boalemo, serta masing-masing satu orang pendamping dari Dinas Kesehatan di kedua kabupaten tersebut.

Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan intensif selama enam hari, para kader malaria MMP ini akan menjadi ujung tombak yang efektif dalam menekan angka kasus malaria di wilayah masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.