Sekjen PBB Serukan Reformasi di Tengah Pemotongan Dana AS
📅 Selasa, 13 Mei 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: UN Photo
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan negara-negara untuk bekerja sama dalam reformasi karena badan global itu menghadapi pemotongan dana yang signifikan dari AS.
Kepala PBB itu menjelaskan usulan reformasi kepada negara-negara anggota pada Senin (12/5) dan mengakui sejumlah inefisiensi dalam operasi. Ia mengatakan ukuran keberhasilan bukanlah volume laporan yang dibuat atau jumlah pertemuan yang diadakan. Keberhasilan terletak pada perbedaan nyata yang dibuat dalam kehidupan masyarakat.
Guterres mengatakan tengah mempertimbangkan penggabungan unit, menghapuskan duplikasi fungsional dan struktural, merelokasi staf dari lokasi berbiaya tinggi, dan perubahan lainnya.
Perwakilan beberapa negara menginginkan efisiensi yang lebih besar, sementara sebagian besar negara berkembang menyatakan kekhawatiran bahwa proyek atau dukungan PBB dapat menipis.
Penjabat Duta Besar AS, Dorothy Shea, mengatakan bahwa PBB harus kembali ke tujuan utamanya dan badan global tersebut harus fokus pada pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Guterres menanggapi, "Gagasan bahwa kita dapat memusatkan upaya pada perdamaian dan keamanan serta melupakan atau mengurangi upaya kita dalam pembangunan atau hak asasi manusia sepenuhnya salah."
Ia mengatakan PBB harus menjunjung tujuan dan prinsip-prinsipnya, seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!