Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petani Sumringah! Cengkih di Simeulue Kini Rp100 Ribu per Kilogram

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Sumringah! Cengkih di Simeulue Kini Rp100 Ribu per Kilogram Doc: Antara
Ket. Petani menjemur cengkih di Simeulue, Aceh, Selasa (13/5).

Banda Aceh - Agen pengumpul hasil perkebunan di Kabupaten Simeulue Provinsi Aceh menyebutkan harga cengkih di kabupaten kepulauan tersebut mengalami kenaikan hingga mencapai 100 ribu rupiah per kilogram.

Lukman, agen pembeli hasil perkebunan di Simeulue, Selasa, mengatakan saat ini harga cengkih kering masih relatif stabil bahkan ada kemungkinan akan terus mengalami kenaikan harga dari sebelumnya 80 ribuan rupiah.

"Untuk cengkih saat ini 100 ribu rupiah per kilogram. Kalau cengkih benar-benar kering harganya bisa lebih tinggi lagi. Sementara harga pinang kupas kering mengalami penurunan," kata Lukman.

Selain membeli cengkih kering, Lukman juga membeli cengkih yang masih basah dari petani cengkih di Pulau Simeulue. Namun harganya jauh di bawah harga cengkih kering.

"Sedangkan cengkih basah, kami membelinya dengan harga berkisar Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per bambu atau setara dengan ukuran dua liter," kata Lukman.

Berbeda dengan cengkih yang terus naik, nilai jual buah pinang kering justru saat ini jauh mengalami penurunan harga. Sebelumnya, harga pinang kering di Pulau Simeulue mencapai 11 ribu rupiah per kilogram.

"Namun, saat ini mengalami penurunan secara drastis. Untuk harga pinang kering 7.000 rupiah per kilogram. Ini jauh menurun dari beberapa bulan sebelumnya," kata Lukman.

Menurut Lukman, naik atau turunnya harga komoditas perkebunan di Simeulue ini tergantung agen di Medan, Sumatera Utara. Sedangkan agen pengumpul di Pulau Simeulue menyesuaikan harga di daratan Pulau Sumatra.

"Kami di sini hanya menyesuaikan harga dari agen di Medan. Kalau harga tinggi, tentu kami naikkan. Kalau turun, kami pun akan menyesuaikannya," kata Lukman menjelaskan.

Biyong, petani di Pulau Simeulue, mengharapkan harga cengkih ini bisa terus bertahan. Sebab, dengan kondisi ekonomi saat ini sulit dengan harga cengkih membaik, tentu bisa membantu masyarakat, khususnya.

"Kami juga berharap Pemerintah Kabupaten Simeulue dapat menjaga kestabilan harga cengkih. Jangan seperti pinang, hanya beberapa saat saja harganya tinggi terus turun lagi," kata Biyong.

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudera Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatera.

Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 98 ribuan jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.