Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Madiun Tantang Nyali Warga dengan Budidaya Cabai Super Pedas!

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Madiun Tantang Nyali Warga dengan Budidaya Cabai Super Pedas! Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. DKPP Kota Madiun, Jatim melakukan pengembangan budidaya tanaman cabai jenis Carolina Reaper.

MADIUN - Harga cabai Carolina Reaper di pasar relatif tinggi, menjadikannya pilihan yang menguntungkan bagi petani. Memperluas pilihan komoditas pertanian dapat mengurangi risiko ketergantungan pada satu jenis tanaman dan meningkatkan ketahanan pangan. 

Budidaya Carolina Reaper dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, terutama bagi yang tertarik pada tanaman pedas atau memiliki pengetahuan terkait. 

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur melakukan pengembangan budidaya tanaman cabai jenis Carolina Reaper sebagai upaya diversifikasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

"Kami sedang melakukan uji tanam dan adaptasi cabai Carolina Reaper di lingkungan Kota Madiun. Saat ini masih dalam proses penyemaian. Dari 100 sampel, ada 77 yang berhasil," ujar Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti di Madiun, Selasa (13/5).

Cabai yang pertama kali dikembangkan oleh Ed Currie di Carolina Selatan, Amerika tersebut memiliki banyak peminat di dunia kuliner, terutama untuk produk olahan seperti saus, sambal, hingga bumbu instan.

Dengan potensi pasar yang luas, pengembangan Carolina Reaper di Kota Madiun diharapkan bisa menjadi salah satu produk unggulan baru daerah.

Sesuai informasi, Carolina Reaper dikenal sebagai cabai terpedas di dunia, dengan tingkat kepedasan rata-rata mencapai 1,6 juta Scoville Heat Units (SHU), bahkan bisa menyentuh lebih dari 2 juta SHU pada beberapa varian tertentu.

Selain menawarkan nilai ekonomi yang tinggi, budidaya Carolina Reaper juga menjadi tantangan menarik bagi para petani muda yang ingin mencoba hal baru.

DKPP Kota Madiun menargetkan ada 2 hektare lahan Carolina Reaper di Kota Madiun. Lahan tersebut terdiri dari lahan aset pemkot, ASN, kantor OPD dan BUMD hingga sekolah yang nantinya diimbau serentak mengembangkan cabai terpedas tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
130 Orang Masih Dicari dala...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.