Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Asia Perpanjang Reli di Tengah Jeda Perang Dagang AS-Tiongkok

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 13:45 WIB | Oleh:

Dan kepala analis pasar IG mengatakan pembicaraan tersebut menunjukkan "kedua pihak menyadari perlunya memperbaiki hubungan mereka, dan menghindari kerusakan lebih lanjut akibat penerapan tarif yang sangat besar". 

"Tetapi bahkan pada tingkat jeda 10 persen dan 30 persen, tarif ini masih jauh lebih tinggi daripada apa pun yang dibayangkan oleh investor beberapa bulan yang lalu. 

"Baru enam minggu sejak tarif ini diberlakukan -- dampaknya belum benar-benar terlihat baik pada data ekonomi maupun pendapatan perusahaan. Dampak penuhnya baru akan terlihat jelas seiring berjalannya waktu."

Sementara itu, Gubernur Federal Reserve Adriana Kugler memperingatkan meskipun ada pengurangan tarif, kebijakan perdagangan Trump kemungkinan akan mendorong inflasi lebih tinggi dan membebani pertumbuhan ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

37 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.