Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JAFF 'Unjuk Gigi' di Cannes, Bawa Proyek Unggulan ke Pasar Film Global

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 17:28 WIB | Oleh:
JAFF 'Unjuk Gigi' di Cannes, Bawa Proyek Unggulan ke Pasar Film Global Doc: ANTARA/HO-JAFF Market
Ket. Direktur JAFF Market Linda Gozali saat JAFF Market edisi perdana dihelat di Yogyakarta.

JAKARTA - Festival film terkemuka Asia, "Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF)", kembali hadir di Festival Film Cannes di Prancis dengan membawa  delegasi besar, menyambut edisi ke-20 JAFF pada 29 November hingga 6 Desember dan JAFF Market edisi kedua pada 29 November hingga 1 Desember di Yogyakarta.

JAFF Market, sebagai platform industri dalam festival ini, turut membawa proyek unggulan JAFF ke pasar film Cannes, "Marché du Film", untuk menjalin kemitraan strategis antara perfilman Indonesia dan kancah perfilman internasional.

"Cannes memberi kami kesempatan untuk menunjukkan energi dan peluang yang sedang berkembang pesat di industri film Indonesia. Kami sangat bangga karena sejumlah proyek terpilih JAFF Market seperti 'Pangku', 'Locust', 'Bandits of Batavia', dan 'Jitu' kini bisa melangkah ke panggung dunia di Cannes," kata Direktur Festival JAFF Ifa Isfansyah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

JAFF Market tahun ini, menurut Ifa yang juga Komisaris Utama JAFF Market, akan mendukung sineas, studio, produser, dan berbagai proyek film Indonesia di Cannes, termasuk film debut penyutradaraan Reza Rahadian, "Pangku", yang sebelumnya meraih penghargaan di "JAFF Future Project 2024" dan akan dipresentasikan di program "HAF Goes to Cannes".

Selain "Pangku", tiga proyek kekayaan intelektual orisinal dari "JAFF Content Market 2024", yaitu "Locust", "Bandits of Batavia", dan "Jitu", juga akan ditampilkan dalam program "Spotlight Asia - Asian IP Adaptation".

Langkah ini menunjukkan upaya JAFF Market dalam mempromosikan narasi Indonesia di pasar global.

JAFF Market juga menjalin kemitraan dengan "Netherlands Film Fund" dan "Adelaide Film Festival", serta bekerja sama dengan Visinema dan Jagartha untuk meningkatkan visibilitas industri film Indonesia di mata internasional melalui berbagai acara "networking".

Direktur JAFF Market Linda Gozali menambahkan bahwa kehadiran proyek unggulan JAFF Market di Cannes diharapkan dapat memperluas jaringan dan memberikan dampak positif bagi ekosistem perfilman Indonesia, terutama menjelang perayaan 20 tahun JAFF dan penyelenggaraan JAFF Market edisi kedua di Yogyakarta pada 29 November hingga 1 Desember 2025.

Dengan pertumbuhan industri film Indonesia yang signifikan, mencatatkan lebih dari 80 juta penonton bioskop pada tahun 2024, kehadiran JAFF di Cannes diharapkan semakin membuka peluang jejaring kolaborasi dan investasi bagi ekosistem perfilman Tanah Air. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.