Pencahayaan Kini Jadi Elemen Fundamental dalam Desain, Bukan Sekedar Kebutuhan Fungsional
📅 Senin, 12 Mei 2025, 22:45 WIB | Oleh: Haryo BronoIn-Lite juga turut terlibat dalam proses pembuatan Jembatan Khatulistiwa dengan menyediakan semua lampu guna menerangi area jembatan, sekaligus mengoptimalkan estetika daya tarik utama ARCH:ID 2025 tersebut.
Menurut Arsitek Mensana dan Teman, Alvar Mensana, Jembatan Khatulistiwa adalah instalasi terbesar yang pernah dibangun dalam sejarah ARCH:ID. Ini menjadi bukti nyata bahwa hal luar biasa dapat tercapai dengan dedikasi dan tujuan bersama.
“Instalasi ini juga mengingatkan kita, bahwa arsitektur performatif bukan hanya tentang tampilan atau fungsi, tapi tidak terlepas dari proses pembuatannya yang melalui kolaborasi serta saling menghargai untuk meningkatkan standar desain arsitektur di Indonesia. Oleh karena itu, saya ingin mengungkapkan apresiasi kepada In-Lite yang menjadi bagian dari proses ini,” ungkap
Fransiska menambahkan ia sangat bangga dapat berkolaborasi di ARCH:ID bersama arsitek, desainer dan para mitra dalam mewujudkan In-Lite Pavilion dan mendukung Jembatan Khatulistiwa. Tentu, pencahayaan memiliki peran penting dan terintegrasi sebagai bagian dari karya yang mengagumkan ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami juga merasa sangat beruntung karena In-Lite Pavilion terletak di tengah-tengah Jembatan Khatulistiwa, sehingga memiliki akses yang strategis bagi pengunjung,” ungkapnya.
Partisipasi In-Lite di ARCH:ID 2025 kata Fransiska merupakan wujud nyata konsep 'Beyond Illumination.' Di sini ia terus ingin membuktikan bahwa cahaya bukan hanya sekedar penerangan, seiring dengan komitmen kami untuk terus #TerangIndonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!