Hati-hati, Rehabilitasi Swasta Menjadi Pemeras
Jumat, 09 Mei 2025, 13:46 WIBJAKARTA â Pecandu narkoba berhati-hati bila ingin melakukan rehabilitasi ke lokasi milik swasta karena bisa saja diperas. Sebab menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Marthinus Hukom banyak rehabilitasi swast yang memeras.
âSaya mengecam rehabilitasi pecandu narkoba milik swasta yang memeras para pengguna layanan tersebut,â tandas Marthinus. Dia tidak main-main. Banyak pihak swasta yang membuka pusat rehabilitasi tapi menjadi tempat transaksi.
Marthinus menyebutkan, tempat rehabilitasi milik swasta minta uang dalam jumlah besar kepada masyarakat yang ingin rehabilitasi, termasuk para pengguna narkoba.
"Para pengguna harus membayar mahal. Padahal para pengguna ini kan orang-orang yang uangnya terbatas," ujarnya.
Marthinus menegaskan, bersama kementerian terkait tidak akan ragu mencabut izin rehabilitasi swasta yang bertindak demikian.
"Saya sudah perintahkan, datakan semua pusat rehabilitasi yang dibangun oleh swasta. Jangan ini jadikan tempat pemerasan," katanya.
Jangan dijadikan tempat itu untuk menahan para pengguna dengan sia-sia atau dengan sewenang-wenang. "Itu pesan saya," tutur mantan Kepala Detasemen Khusus 88 itu.
Marthinus menyatakan banyak pengguna narkoba yang ingin direhabilitasi, namun enggan melapor atau menghubungi lembaga seperti BNN lantaran takut dihukum. âSaya katakan, pengguna narkoba yang melapor minta direhabilitasi, tidak akan dihukum,â tuturnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
BMKG: Sebagian Jakarta Hari Ini Diperkirakan Hujan pada Pagi dan Siang Hari
-
Setelah Bercerai, Akhirnya Ridwan Kamil Mengakui….
-
Terbantu Hasil Imbang City, Arsenal Nangkring di Puncak
-
Gubernur Jawa Timur Tanda Tangani PKS PSEL Bersama Tujuh Kepala Daerah
-
ESDM Perkirakan Produksi Batu Bara 2025 Lebih Rendah dari 790 Juta Ton
-
Ditemukan Cadangan Gas Raksasa di Kalimantan Timur, Potensi Tembus 1 Triliun Kaki Kubik
-
Romo FX Mudji Sutrisno Berpulang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.