Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulau Sumbawa Jadi Provinsi? Gubernur NTB: Tunggu Keputusan Pusat!

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pulau Sumbawa Jadi Provinsi? Gubernur NTB: Tunggu Keputusan Pusat! Doc: Antara
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal dikonfirmasi wartawan usai ramah tamah bersama pimpinan media massa dan wartawan di Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Rabu (7/5).

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal angkat bicara terkait adanya usulan kembali pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) oleh delapan anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan (Dapil) V Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Orang nomor satu di NTB ini, mengatakan pemikiran pembentukan DOB Provinsi Pulau Sumbawa sudah lama disuarakan di NTB. Meski begitu, pembentukan provinsi baru tetap menjadi kebijakan pemerintah pusat, bukan daerah.

"Pemikiran itu kan sudah lama. Itu kan tergantung kebijakan pusat. Sementara ini kan masih moratorium," kata Iqbal di Mataram, Rabu (7/5).

Oleh karena itu, dirinya enggan menanggapi lebih jauh usulan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa tersebut.

"Nggak ada tanggapan. Itu kan kebijakan pusat. Tergantung pusat-lah," katanya singkat pada wartawan.

Sebelumnya, delapan anggota DPRD Nusa Tenggara Barat dari daerah pemilihan (Dapil) V Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat menyuarakan dukungan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).

Seluruh anggota Dapil V Sumbawa dan Sumbawa Barat yang menyuarakan itu antara lain: Salman, Iwan Panjidinata, Sambirang Ahmadi, Abdul Rahim, Nurdin, Asaat Abdullah, Syamsul Fikri, dan Rusli Manawari.

Iwan Panjidinata, Anggota DPRD NTB dari partai Gerindra itu mengatakan pembentukan DOB Provinsi Pulau Sumbawa untuk menyuarakan aspirasi masyarakat di Pulau Sumbawa agar membentuk DOB Provinsi Pulau Sumbawa.

"Kondisi hari ini bahwa masyarakat Pulau Sumbawa berharap pembentukan provinsi Pulau Sumbawa harus disuarakan. Kami anggota DPRD Dapil V mendukung Provinsi Pulau Sumbawa," ujarnya ditemui di Gedung DPRD NTB, Senin (5/5).

Ia menjelaskan bahwa pembentukan DOB Provinsi Pulau Sumbawa ini bukanlah berangkat dari kalangan elit. Suara itu merupakan keinginan seluruh masyarakat di lima kabupaten di Pulau Sumbawa, mulai Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, dan Sumbawa Barat.

"Ada desakan dan aspirasi seluruh masyarakat di Pulau Sumbawa. Baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda. Jadi, kami mendukung atas keinginan masyarakat," ucap Iwan.

Oleh karena itu atas desakan dan aspirasi seluruh masyarakat di Pulau Sumbawa, pihaknya sangat mendukung pembentukan PPS tersebut. Karena suara itu datang dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.

"Jadi seluruhnya, kami mendukung atas keinginan masyarakat membentuk PPS," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.