Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lebak Kolaborasi Bersama IBI Berikan Program Pelayanan KB

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 18:14 WIB | Oleh:
Pemkab Lebak Kolaborasi Bersama IBI Berikan Program Pelayanan KB Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Seorang warga Badui mendatangi fasilitas kesehatan untuk menjadi peserta akseptor Keluarga Berencana di Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak.

LEBAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, kolaborasi bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk memberikan program pelayanan Keluarga Berencana (KB) secara serentak guna mewujudkan keluarga sejahtera dan berkualitas.

Kepala Pelaksana Harian (Plh) Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak Dedi Lukman Indepur di Lebak, Rabu (7/5), mengatakan program pelayanan KB serentak itu dilaksanakan mulai tanggal 5-31 Mei 2025 di 28 kecamatan.

Program pelayanan KB serentak, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun(HUT) ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Pemerintah Kabupaten Lebak berkolaborasi bersama IBI untuk mensukseskan kegiatan program pelayanan KB serentak dan menyediakan berbagai jenis kontrasepsi, di antaranya IUD, inplant, suntik, pil, dan kondom.

Bagi pasangan usia subur (PUS) bisa dilayani akseptor KB di seluruh fasilitas kesehatan, seperti puskesmas, klinik, pustu, posyandu dan rumah sakit.

"Kami berharap bagi masyarakat yang masuk kategori PUS dapat mengakses program pelayanan akseptor KB," kata Dedi.

Ketua IBI Kabupaten Lebak Nurlaelasari mengatakan pihaknya mengapresiasi masyarakat sangat antusias untuk mendukung program pelayanan KB serentak yang diinisiasi oleh BKKBN.

Sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan reproduksi, bidan di Kabupaten Lebak siap memberikan pelayanan KB yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.

"Kami minta masyarakat dapat mensukseskan program pelayanan KB untuk mewujudkan keluarga berkualitas bersama BKKBN dan IBI, dengan tagline "Ada KB ada Bidan, Ada Bidan ada KB"," katanya.

Sementara itu, Munah (25) warga Badui mengaku dirinya kini masuk peserta KB jenis inplant agar bisa menjaga jarak kelahiran anak.

"Kami datang ke faskes setelah diajak bidan untuk menjadi peserta Inplant KB secara gratis," kata Munah yang memiliki anak satu itu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.