MPR: Identifikasi masalah yang tepat kunci pemberdayaan perempuan
📅 Rabu, 07 Mei 2025, 01:20 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-MPR RI
Jakarta -- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya dengan program, tetapi harus diawali dengan kemampuan mengidentifikasi masalah secara tepat.
Hal ini disampaikan Lestari saat membuka acara Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara MPR RI bertema Penguatan Pemimpin Perempuan: Feminisme Pancasila untuk Kepemimpinan Pro Keadilan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Selasa.
Lestari dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyebut berbagai program sering gagal menyelesaikan persoalan karena tidak didasarkan pada pemahaman mendalam terhadap akar masalah yang dihadapi perempuan, khususnya di daerah seperti NTT.
"Seringkali berbagai permasalahan tidak bisa diatasi melalui penerapan sejumlah program karena kita tidak mampu mengidentifikasi dengan tepat permasalahan yang dihadapi," kata Lestari.
Menurutnya, perempuan di Indonesia masih menghadapi banyak tantangan struktural dan kultural, seperti beban ganda, tekanan budaya, trauma masa lalu, ketidaksetaraan, trafficking, dan tindak kekerasan. Jika tidak diatasi dengan serius, hal ini bisa menghambat pembangunan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mencatat bahwa sekitar 60 persen rumah tangga miskin di Indonesia dipimpin oleh perempuan. Kemiskinan itu, lanjutnya, disebabkan oleh terbatasnya akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan ekonomi.
Untuk itu, ia mendorong para pemangku kebijakan di daerah agar menyusun kebijakan yang inklusif dan ramah terhadap perempuan.
Lestari juga menyerukan kepada para perempuan yang memiliki akses terhadap otoritas untuk membangun kolaborasi lintas sektor dalam upaya penguatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!