Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren! ITS Kembangkan Robot Anjing Cerdas dengan AI untuk Patroli dan Mitigasi Bencana

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 18:34 WIB | Oleh:
Keren! ITS Kembangkan Robot Anjing Cerdas dengan AI untuk Patroli dan Mitigasi Bencana Doc: ANTARA/HO-Humas ITS
Ket. Robot anjing berkaki empat yang dikembangkan oleh Tim Robotika ITS berkolaborasi dengan Ezra Robotics untuk menjawab kebutuhan industri dan masyarakat.

SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengembangkan robot anjing berkaki empat yang dibekali sistem sensor, navigasi, serta kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung operasional industri dan mitigasi bencana.

Koordinator Tim Robotika ITS, Muhtadin ST MT di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, mengatakan robot hasil kolaborasi antara Klaster Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Robotika ITS melalui Pusat Unggulan Iptek (PUI) Artificial Intelligence for Healthcare and Society, Departemen Teknik Komputer ITS, dan perusahaan teknologi Ezra Robotics ini difokuskan untuk berperan sebagai unit patroli otonom.

“Robot ini mampu memetakan lingkungan, mendeteksi suhu berlebih, serta mengenali anomali di area industri seperti gardu induk listrik,” ujarnya.

Robot cerdas ini mampu bergerak secara mandiri, melakukan inspeksi area industri, dan menerima perintah suara.

Robot tersebut juga dilengkapi sensor suhu inframerah, sensor akustik, serta navigasi berbasis Lidar dan global positioning system (GPS). Teknologi kecerdasan buatan berbasis deep learning juga disematkan guna mengenali citra termal dan warna secara otomatis.

“Fitur ini memungkinkan robot berpatroli secara rutin setiap tiga jam dan mengirimkan data pemantauan ke pusat kendali,” katanya.

Dari segi mobilitas, robot berkaki empat ini mampu beradaptasi di berbagai permukaan, termasuk medan berbatu dan tangga, serta dilengkapi dengan mode kendali manual untuk kebutuhan tertentu.

Selain sektor industri, robot juga dikembangkan untuk keperluan penanggulangan bencana dan penggunaan rumah tangga.

Dengan dukungan Large Language Model (LLM) dari Google Gemini, robot mampu memahami dan melaksanakan perintah dalam bahasa alami.

“Robot ini juga kami rancang agar bisa berinteraksi secara natural dalam membantu aktivitas sehari-hari,” kata Muhtadin.

Robot ini terdiri atas dua unit kecil setinggi 45 sentimeter dan satu unit besar setinggi 71 sentimeter. Robot kecil ditujukan untuk kebutuhan domestik, sedangkan versi besar untuk keperluan industri.

ITS menargetkan komersialisasi robot untuk mendukung sektor lain seperti pertambangan dan perminyakan, serta akan terus melakukan uji coba di lapangan guna menyempurnakan performanya.

“Inovasi ini bagian dari kontribusi ITS dalam mendukung pembangunan berkelanjutan atau SDGs, terutama poin ke-9 dan ke-11, dengan menciptakan solusi teknologi yang memperkuat ketahanan industri dan komunitas,” tutur Muhtadin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.