Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Friedrich Merz Kalah dalam Pemilihan Kanselir Jerman

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 02:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Friedrich Merz Kalah dalam Pemilihan Kanselir Jerman Doc: AFP/TOBIAS SCHWARZ
Ket. Friedrich Merz

BERLIN - Pemimpin konservatif Jerman, Friedrich Merz, pada Selasa (6/5) mengalami pukulan telak ketika ia gagal memenangkan dukungan mayoritas parlemen (Bundestag) di putaran pertama pemungutan suara untuk menjadi kanselir berikutnya.

Kemunduran yang tak terduga ini, yang pertama dalam sejarah pascaperang Jerman, memperpanjang setengah tahun kelumpuhan politik yang telah terjadi di Berlin sejak runtuhnya pemerintahan koalisi pimpinan Olaf Scholz.

Merz berharap ia dapat memenangkan mayoritas sedikitnya 316 dari 630 suara di Majelis Rendah Parlemen. Namun, ia hanya memperoleh dukungan dari 310 anggota parlemen, dengan 307 suara menentangnya.

Sekarang akan ada setidaknya satu putaran pemungutan suara lagi di Bundestag, meskipun tidak jelas kapan. Menurut Konstitusi, anggota parlemen memiliki waktu 14 hari untuk menyelenggarakan pemungutan suara putaran kedua.

Pada putaran ketiga dan terakhir, dukungan mayoritas sederhana dari 2/3 anggota parlemen akan cukup untuk membuat Merz terpilih sebagai kanselir.

Pemungutan suara tersebut secara luas dipandang sebagai formalitas karena Merz didukung oleh koalisi aliansi CDU/CSU yang memenangkan pemilihan umum pada Februari lalu, bersama Partai Sosial Demokrat (SPD) yang berhaluan kiri-tengah, secara bersama memiliki 328 kursi.

Dari pemungutan suara putaran pertama, dari 630 anggota parlemen di Majelis Rendah, tiga abstain, sembilan tidak hadir, dan ada satu suara tidak sah.

Hasil ini selain membuat Scholz tetap menjabat sebagai kanselir sementara untuk saat ini, juga telah berakibat mengubah kalender politik di Berlin karena Presiden Frank-Walter Steinmeier tadinya dijadwalkan akan melantik kabinet baru, dan Merz telah merencanakan kunjungan ke Paris dan Warsawa pada tanggal 7 Mei.

Janji Politik

Jika Merz bisa memenangkan pemungutan suara untuk menjadi kanselir, ketua aliansi CDU/CSU yang berusia 69 tahun itu akan menggantikan Scholz dari SPD, yang pemerintahan koalisi tiga partainya runtuh pada November lalu.

Jika berhasil menjadi kanselir ke-10 Jerman modern, Merz telah berjanji untuk menghidupkan kembali ekonomi Jerman yang sedang terpuruk, mengekang migrasi ilegal, dan memperkuat peran Berlin di Eropa saat menanggapi masa-masa yang semakin bergejolak.

Merz pada 5 Mei mengatakan, negaranya hidup di masa perubahan yang mendalam, pergolakan yang mendalam dan ketidakpastian yang besar.

Merz juga berjanji untuk mengekang migrasi ilegal dan mengerahkan polisi tambahan untuk mengamankan perbatasan Jerman, mengakhiri kebijakan pintu terbuka yang menyambut jutaan migran yang dicetuskan saingan partainya, mantan Kanselir Angela Merkel. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Dampak Gempa Jepang, Kuil h...
Olahraga
Persija Jakarta Raih Hasil ...
Luar Negeri
Tim SAR Jepang Intensifkan ...
Luar Negeri
Para Pemimpin Serukan Perla...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.