Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Tutup Semua Bandara di Moskow setelah Serangan Drone Ukraina

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 11:55 WIB | Oleh:
Russia Tutup Semua Bandara di Moskow setelah Serangan Drone Ukraina Doc: Istimewa
Ket. Pekerja kota membersihkan mobil-mobil yang terbakar dan kawah yang dibuat oleh pesawat nirawak di daerah permukiman setelah serangan udara Rusia di Kyiv, Ukraina.

MOSKOW - Untuk malam kedua berturut-turut, Ukraina pada Selasa (6/5), melancarkan serangan pesawat tak berawak ke Russia dan menargetkan Moskow saat unit pertahanan udara Russia menghancurkan beberapa pesawat tak berawak Ukraina sementara Kremlin juga menutup keempat bandara utama di Moskow

Dilansir The Indian Express, badan pengawas penerbangan Russia, Rosaviatsia mengatakan di Telegram bahwa keempat bandara utama di Moskow telah ditutup sementara untuk memastikan keselamatan.

Menurut Sergei Sobyanin, Wali Kota Moskow, sedikitnya 19 pesawat tak berawak Ukraina dihancurkan oleh pertahanan udara Rusia sebelum mereka mencapai ibu kota “dari lokasi yang berbeda”.

Sobyanin mengatakan di media sosial bahwa tidak ada korban yang dilaporkan dan beberapa puing drone yang hancur mendarat di salah satu jalan raya utama di Moskow.

“Spesialis dari layanan darurat sedang bekerja di lokasi terjadinya insiden,” imbuh wali kota dalam unggahannya di Telegram.

Belum ada komentar dari pihak Ukraina mengenai perkembangan terkini serangan pesawat tak berawak di Moskow dan penutupan sementara bandara di ibu kota, yang terjadi setelah serangan baru ke wilayah Kursk Rusia pada hari Senin.

Namun, Kremlin bulan lalu mengklaim telah mengambil alih komando wilayah Kursk , sekitar sembilan bulan setelah pasukan Ukraina melancarkan invasi mendadak. Namun, pasukan pimpinan Presiden Volodymyr Zelenskyy bersikeras bahwa mereka masih memiliki tentara yang beroperasi di wilayah tersebut.
 
Mengenai wilayah Kursk, Ukraina pada hari Senin mengatakan, "Sembilan bulan setelah dimulainya operasi Kursk, Pasukan Pertahanan Ukraina mempertahankan kehadiran militer di wilayah wilayah Kursk Rusia".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.