Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Makassar-Swiss Menjajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kesehatan

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Makassar-Swiss Menjajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kesehatan Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima kunjungan dari Kedutaan Besar Swiss membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan di Makassar, Selasa (6/5/2025).

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar dan Kedutaan Besar Swiss menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swiss untuk Indonesia H.E. Olivier Zehnder di Makassar, Selasa (06/5), mengatakan potensi kerja sama antara Makassar dan Swiss berpeluang terjadi khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

"Pemerintah Kota Makassar menyambut baik peluang kerja sama berbagai hal dengan Swiss. Kalau berminat kita akan bangun kerja sama," ujarnya.

Munafri yang juga Konsulat Kehormatan Republik Kroasia untuk Indonesia di Makassar itu menjamu para perwakilan Swiss tersebut dengan menu khas Makassar.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Munafri mengatakan Makassar-Swiss berpeluang untuk bekerja sama yang dapat dibangun guna menjalin kemitraan yang lebih erat.

Ia menyadari pentingnya membangun hubungan persahabatan yang kuat melalui kerja sama dengan menjajaki setiap peluang yang ada untuk memperdalam kolaborasi.

"Diharapkan, kerja sama akan memberikan landasan yang kuat bagi Makassar dan Swiss untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam berbagai bidang," katanya.

Munafri mengakui kunjungan perwakilan Swiss ini menjadi ajang eksplorasi potensi kolaborasi multisektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga lapangan kerja.

"Di Makassar kita berharap ada dukungan dari pihak Swiss terhadap sektor pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja," tuturnya.

"Ini yang terus kami maksimalkan untuk memberikan dampak baik bagi masyarakat," tambah dia.

Menurut Munafri, tidak ada penawaran konkret dalam pertemuan ini. Namun, kedua pihak sepakat membuka ruang kerja sama jika ada sektor yang bisa digarap bersama, terutama melalui kolaborasi dengan sektor swasta.

"Pihak Swiss berharap ada peran dari sektor privat yang bisa kita dukung sama-sama. Kalau ada hal-hal yang bisa kita kerjakan bersama, ayo. Kami terbuka untuk kolaborasi," jelasnya.

Meski pembangunan infrastruktur seperti stadion bukan fokus kerja sama, Pemerintah Swiss menunjukkan minat pada bidang edukasi dan hospitality.

Hal ini membuka peluang kerja sama di sektor pariwisata, mengingat Swiss dikenal sebagai destinasi wisata dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.