Dollar Pulih dari Kerugian, Saham Menguat karena Investor Menunggu Kebijakan Baru The Fed
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 11:10 WIB | Oleh: Tim PenulisWalaupun data minggu lalu menunjukkan bahwa ekonomi AS mengalami kontraksi pada kuartal pertama, angka lapangan kerja dan sektor jasa yang kuat menunjukkan masih ada ketahanan.
"Data lunak telah menjadi pertimbangan dalam perubahan arah Fed, tetapi data keras berikutnya membuat meja obligasi memangkas tiket pemotongan suku bunga," kata Stephen Innes dari SPI Asset Management.
"Selama ekonomi riil menggeliat dan pungutan baru diperkirakan akan memicu gelombang inflasi kedua, sikap agresif Powell akan tetap berlaku," katanya mengacu pada Ketua Fed Jerome Powell.
Harga minyak naik lebih dari satu persen setelah anjlok sekitar dua persen pada hari Senin menyusul keputusan Arab Saudi, Rusia dan enam anggota kartel OPEC+ lainnya untuk meningkatkan produksi sebesar 411.000 barel per hari pada bulan Juni, sebulan setelah langkah serupa telah menyebabkan harga turun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!