Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Main-Main! Pemerintah Targetkan Suntik Dana Jumbo Rp300 T untuk UMKM

📅 Senin, 05 Mei 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Main-Main! Pemerintah Targetkan Suntik Dana Jumbo Rp300 T untuk UMKM Doc: ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Ket. Ilustrasi-KUR

TRENGGALEK – Kementerian dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kemen-UMKM) menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp300 triliun pada 2025, sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembiayaan usaha mikro nasional.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kemen-UMKM, Riza Damanik, Senin (5/5), mengatakan alokasi pembiayaan tersebut diproyeksikan menjangkau 2,4 juta debitur baru serta 1,1 juta debitur yang lulus dari skema sebelumnya (graduasi), dengan 60 persen di antaranya difokuskan pada usaha produktif.

"Pembiayaan ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan sektor unggulan di setiap daerah agar mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat pendapatan masyarakat," kata Riza saat menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di GOR Gajah Putih, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Festival tersebut merupakan rangkaian kegiatan nasional yang digelar di 18 provinsi. Trenggalek menjadi lokasi kedua setelah Kalimantan Barat, dengan melibatkan lebih dari 1.200 pelaku usaha mikro yang ada di wilayah tersebut.

Menurut Riza, peserta festival memperoleh berbagai kemudahan layanan. Mulai dari sertifikasi halal, pengurusan PIRT, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, akses permodalan, asuransi mikro, hingga pendampingan hukum dan pendaftaran merek dagang.

"Melalui festival ini, kami ingin memastikan pelaku usaha mikro lebih siap, produktif, dan bisa naik kelas," ujarnya.

Hingga 2 Mei 2025, Riza mengungkapkan bahwa realisasi KUR secara nasional telah mencapai Rp87,19 triliun atau sekitar 29,1 persen dari total target tahunan.

Namun, Riza mengakui masih ada sejumlah kendala di lapangan, salah satunya terkait literasi keuangan yang rendah di kalangan pelaku usaha mikro, terutama terkait akses pembiayaan formal.

"Karena itu kami menggandeng DPR, pemprov, dan pemkab untuk memperluas edukasi dan pendampingan agar pelaku usaha mikro bisa memanfaatkan fasilitas KUR secara optimal," ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyambut positif penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai kegiatan itu dapat menjembatani kebutuhan pelaku usaha mikro dengan kebijakan pemerintah pusat.

"Festival ini memberi ruang bagi Kemenkop untuk memahami langsung persoalan di lapangan, termasuk soal akses permodalan, sertifikasi, dan perlindungan hukum," katanya.

Ia mencatat, meskipun Jawa Timur merupakan penyumbang usaha mikro terbesar di Indonesia, baru sekitar 300 ribu pengusaha yang dapat mengakses pembiayaan KUR. Padahal, jumlah penduduk provinsi ini melebihi 40 juta jiwa.

Novita mendorong kementerian dan lembaga terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi KUR, termasuk menghapus stigma bahwa pembiayaan ini hanya bisa diakses oleh kelompok masyarakat tertentu.

"KUR harus benar-benar inklusif dan menyasar masyarakat pelaku usaha di akar rumput, bukan hanya yang berada di permukaan," tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.