Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Izin Operasional Dibekukan Kemkomdigi, Ini Respons WorldID dan WorldCoin

📅 Senin, 05 Mei 2025, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Izin Operasional Dibekukan Kemkomdigi, Ini Respons WorldID dan WorldCoin Doc: ANTARA
Ket. Chief Information Security Officer Tools for Humanity Adrian Ludwig (kiri) dan GM Tools for Humanity Indonesia Wafa Taftazani (kanan) saat memperkenalkan teknologi World dengan perangkat keras Orb di Jakarta, Selasa (11/2/2025).

JAKARTA - Tools for Humanity (TFH) perusahaan yang mengembangkan layanan WorldID dan WorldCoin merespons pembekuan izin operasionalnya oleh pemerintah Indonesia yang telah dilakukan sejak Minggu (4/5).

Perusahaan yang didirikan oleh sosok Alex Blania dan Sam Altman itu dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Senin, menyatakan tengah mencari kejelasan terkait persyaratan izin dan lisensi yang relevan.

"Kami berharap dapat terus melanjutkan dialog konstruktif dan suportif yang telah terjalin selama setahun terakhir dengan pihak pemerintah terkait. Jika terdapat kekurangan atau kesalahpahaman terkait perizinan kami, kami tentu akan menindaklanjutinya," demikian pernyataan TFH.

Dalam penjelasan di situs websitenya, World merupakan proyek yang dikembangkan TFH untuk membuat sistem identitas digital terdesentralisasi untuk individu-individu yang menjadi pengguna layanannya.

Proyek ini di menawarkan bukti individu secara sah di dunia nyata dengan metode verifikasi menggunakan biometrik iris. Sistem ini dikenal juga sebagai WorldID memungkinkan pengguna memverifikasi identitasnya secara anonim di dunia daring membuktikannya dirinya bukanlah robot atau pun AI.

Di Indonesia, layanan ini menjadi ramai diperbincangkan melalui media sosial. Salah satunya di X dengan akun @txtdrbekasi mencuit pada Jumat (2/5) bahwa di Bekasi ramai masyarakat berkumpul untuk melakukan verifikasi data menggunakan layanan World dan mendapatkan uang sebesar Rp800.000.

Cukup banyak masyarakat yang mengkhawatirkan keamanan data dari proses tersebut dan akhirnya pada Minggu (4/5) pemerintah melalui Kementerian Komdigi mengumumkan penutupan akses layanan WorldID dan WorldCoin.

Lebih lanjut dalam pernyataan TFH, perusahaan sebelum beroperasi di Indonesia sudah menjalin diskusi yang berkelanjutan dengan pemerintah dan mencoba memastikan kepastian terhadap seluruh regulasi yang berlaku.

Dalam hal sosialisasi, perusahaan menyatakan telah mengadakan serangkaian acara publik, kampanye edukatif, serta konferensi pers untuk mengenalkan layanannya di Indonesia.

Meski begitu perusahaan menyatakan memahami teknologi yang dikenalkannya tergolong baru dan mungkin menimbulkan kekhawatiran bagi beberapa pihak."Kami memanfaatkan teknologi untuk memverifikasi keunikan individu di era AI, terlebih ketika misinformasi dan disinformasi, termasuk pencurian identitas dan deep fake, merajalela, ujarnya.

Proses ini dilakukan tanpa menyimpan data pribadi siapa pun, dan sebaliknya, kami menyerahkan kendali penuh atas informasi tersebut kepada sang pengguna. Informasi ini tidak dapat diakses oleh World maupun pihak kontributor seperti Tools for Humanity," demikian pernyataan penutup dari TFH.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.