Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Efisiensi Anggaran dan Tepat Sasaran, Gubernur Kalsel Meminta Program MBG Diserahkan ke Pihak Sekolah

📅 Senin, 05 Mei 2025, 23:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Efisiensi Anggaran dan Tepat Sasaran, Gubernur Kalsel Meminta Program MBG Diserahkan ke Pihak Sekolah Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Kalsel Muhidin (tengah) memberikan keterangan usai memberikan sambutan dalam kegiatan Musrenbang RPJMD 2024-2029 Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (5/5/2025).

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin, meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diserahkan kepada pihak sekolah tanpa melalui pihak ketiga demi efisiensi anggaran dan tepat sasaran.

“Tadi saya sampaikan melalui perwakilan Bappenas dan Kemendagri agar usulan kami dipertimbangkan oleh pusat agar yang mengerjakan MBG adalah pihak sekolah, tidak melalui pihak ketiga penyedia makanan,” kata Muhidin dalam Musrenbang RPJMD 2024–2029 Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Senin(05/5).

Menurut dia, jika melalui pihak ketiga maka akan terlalu banyak anggaran yang terpotong. Namun, jika langsung diserahkan ke pihak sekolah, dana bisa lebih efisien dan tepat sasaran sesuai kearifan lokal di daerah tersebut.

“Daerah lebih paham kebutuhan anak-anak. Misal beberapa daerah di Provinsi Kalsel memiliki menu lokal, ada ikan haruan, ikan papuyuh, ini kan menu bergizi lokal bisa menjadi alternatif Program MBG di Kalsel,” ujarnya.

Muhidin khawatir jika terlalu banyak melibatkan pihak ketiga, anggaran akan semakin boros, anggaran akan membengkak untuk membayar pihak ketiga. Sementara jika diserahkan langsung ke pihak sekolah, anggaran lebih optimal dan dapat menjangkau lebih banyak anak sekolah.

Dalam pelaksanaannya, kata dia, kepala daerah dan aparat terkait melakukan pengawasan secara ketat. Sekolah akan menyediakan menu yang sesuai selera siswa namun tetap memperhatikan gizi sesuai standar.

Muhidin menuturkan, misal dana MBG Rp20.000 per porsi, jika dana ini sepenuhnya diserahkan ke pihak sekolah, kemungkinan besar potongan itu hampir tidak ada karena sepenuhnya untuk siswa tanpa banyak pengeluaran membayar pihak ketiga.

“Oleh karena itu, kami meminta perwakilan kementerian dapat membahas permintaan Provinsi Kalsel ini kepada pihak terkait di pusat sehingga Program MBG lebih efektif dan efisien,” ujar Muhidin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.