Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wow! Survei Ungkap Penggunaan Internet di Kalangan Anak Meningkat di Jepang

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 22:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Wow! Survei Ungkap Penggunaan Internet di Kalangan Anak Meningkat di Jepang Doc: NHK

TOKYO - Sebuah survei tahunan di Jepang menunjukkan bahwa lebih banyak anak kecil menggunakan internet dan menghabiskan lebih banyak waktu mengakses internet dibandingkan sebelumnya.

Badan Anak-anak dan Keluarga telah melakukan survei penggunaan internet oleh anak-anak hingga usia sembilan tahun.

Pada tahun fiskal 2024, survei tersebut dilakukan terhadap sekitar 3.000 orang tua anak-anak dalam kelompok usia tersebut dan 1.964 di antaranya memberikan respons.

Di antara anak-anak mereka, 78,5 persen menggunakan internet, termasuk menonton video dan bermain gim. Angka tersebut mengikuti tren kenaikan tahunan dan naik lebih dari 21 poin persen dari 56,9 persen yang tercatat pada tahun 2018.

Berdasarkan usia, 10,1 persen dari 69 bayi di bawah usia satu tahun menggunakan internet. Di antara 126 anak berusia satu tahun, 42,9 persen di antaranya menggunakannya, dan di antara 133 anak berusia dua tahun, 56,4 persen. Persentase itu meningkat seiring bertambahnya usia dan melebihi 90 persen untuk anak-anak berusia delapan dan sembilan tahun.

Waktu yang dihabiskan di internet juga meningkat dari tahun fiskal 2021 ketika data pembanding tersedia. Jumlah anak yang menghabiskan lebih dari dua jam per hari kerja meningkat lebih dari 7 poin menjadi 50,8 persen. Waktu rata-rata adalah dua jam dan sembilan menit per hari kerja, mencatat peningkatan sebesar 19 menit.

Salah satu pakar yang menganalisis hasil survei itu adalah Profesor Kazuo Takeuchi dari Universitas Hyogo. Ia menekankan anak-anak menggunakan internet untuk jangka waktu lebih panjang karena internet lebih menjadi bagian kehidupan sehari-hari.

Ia mengatakan ponsel pintar dan perangkat internet lainnya dapat membantu orang tua dalam membesarkan anak, tetapi menggunakannya dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gaya hidup tidak teratur dan kecanduan.

Takeuchi mengatakan hubungan antara waktu yang dihabiskan di internet dan kemungkinan dampak negatif pada anak kecil masih belum jelas. Ia menambahkan bahwa survei diperlukan untuk memikirkan penggunaan internet yang sehat oleh anak-anak. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

22 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.