Gubernur Bali Resmikan Pura Pertama di Belanda
📅 Minggu, 04 Mei 2025, 19:54 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: Antara/HO-Pemprov Bali
DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan sekaligus melaspas atau upacara peresmian secara Hindu Pura Santa Citta Bhuwana.
Koster dalam keterangannya di Denpasar, Minggu, mengatakan pura yang terletak di daratan Eropa Barat yaitu Belanda ini merupakan pura pertama di benua tersebut yang dibangun secara gotong royong.
“Pura ini merupakan pura pertama di Eropa yang dibangun komunitas masyarakat Bali secara gotong royong, material untuk pembangunan pura pun didatangkan langsung dari Bali,” kata dia.
Atas rasa bangga dan bersyukurnya, Gubernur Bali ikut andil mendukung biaya melaspas yang menghadirkan sulinggih serta pemangku dan seluruh rangkaian upacara.
Ia mengapresiasi kehadiran Pura Santa Citta Bhuwana yang menjadi gambaran kegigihan dan semangat gotong royong tinggi hingga bisa menuntaskan pura dan diupacarai tepat saat Hari Raya Kuningan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya berharap pura ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat Bali di Belanda, serta dirawat sehingga memberi manfaat untuk selamanya, tidak saja untuk kepentingan hari raya tetapi sebagai wahana berkumpul mengembangkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan sesama masyarakat Bali sebagai bentuk dedikasi kepada bangsa dan negara Indonesia," ujarnya.
Dalam peresmian pura pertama di Eropa tepatnya di Kallankote, Belanda, itu turut hadir Duta Besar RI untuk Belanda Mayerfas.
Mayerfas mengatakan peresmian pura ini tidak saja menjadi kebanggaan masyarakat Bali tapi kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pura Santa Citta Bhuwana sendiri berada di Taman Indonesia yang dimiliki Marlisa dan Diederik Wareman, dimana atas kecintaannya dengan Indonesia dan Bali lahan untuk pura dihibahkan kepada Yayasan Bali Abdi Samasta yang dipimpin Made Aniadi.
Namun pembangunan pura sepenuhnya atas inisiatif masyarakat Bali di Belanda difasilitasi yayasan dengan dana gotong royong masyarakat serta didukung Kedutaan Belanda dan Pemprov Bali. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!