Sabalenka Kembali ke Final Madrid Open, Swiatek Dipermalukan Gauff
📅 Jumat, 02 Mei 2025, 08:05 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MADRID – Juara bertahan Iga Swiatek menelan kekalahan telak 6-1, 6-1 dari Coco Gauff di semifinal Madrid Open, Jumat (2/5), dalam waktu hanya 64 menit. Gauff akan menghadapi Aryna Sabalenka di partai puncak.
Swiatek, unggulan kedua dunia dan pemilik lima gelar Grand Slam, tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Petenis asal Polandia itu kehilangan servis sebanyak lima kali dan tak mampu mengimbangi agresivitas Gauff, yang kini mencatat kemenangan perdana atas Swiatek di lapangan tanah liat.
“Saya tak bisa menaikkan level permainan. Coco bermain bagus, tapi ini lebih karena saya tidak bergerak dengan baik,” ujar Swiatek.
Swiatek memang tampil tidak meyakinkan sejak awal turnamen. Dia kehilangan set saat menghadapi Alexandra Eala dan Diana Shnaider, bahkan sempat kalah 0-6 dari Madison Keys hanya dalam 24 menit. Meski sempat bangkit mengalahkan Keys, Swiatek kembali tampil loyo saat melawan Gauff.
Dengan kekalahan ini, Swiatek hanya memiliki satu turnamen tersisa, Italia Open, untuk menemukan kembali performa terbaiknya sebelum mempertahankan gelar di Prancis Terbuka akhir Mei.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Gauff tampil impresif sejak awal. Petenis Amerika berusia 21 tahun itu mematahkan servis Swiatek di gim ketiga, kelima, dan ketujuh set pertama. Dia menutup set dengan konversi match point kedua, dan melanjutkan dominasi di set kedua dengan dua break tambahan.
“Mungkin dia tidak dalam performa terbaik, tapi aku membuatnya tidak nyaman,” ujar Gauff. “Dia sangat berbakat dan bisa membuatmu lari ke sana ke mari. Saya hanya mencoba menghindari itu hari ini.”
Kemenangan ini menjadi yang ketiga beruntun bagi Gauff atas Swiatek, setelah sebelumnya menang di United Cup 2025 dan WTA Finals 2024—meski semuanya terjadi di lapangan keras. Di tanah liat, ini adalah kemenangan pertamanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dulu saya belum pernah menang atasnya di clay. Tapi saya merasa jika bisa mengalahkannya di hard court, maka saya bisa juga di clay,” ujar Gauff percaya diri.
Di laga semifinal lainnya, Sabalenka kembali menunjukkan kelasnya sebagai spesialis Madrid. Petenis nomor satu dunia itu menumbangkan Elina Svitolina 6-3, 7-5 dalam duel sengit.
Sabalenka, yang menjadi finalis tahun lalu, mencatat rekor sebagai petenis WTA pertama dengan 30 kemenangan di musim ini. Dia melaju ke final keempatnya di Madrid dalam lima tahun terakhir, setelah juara pada tahun 2021 dan 2023.
Sabalenka tampil dominan di set pertama, memimpin 4-1 dan mengunci set dengan dua break. Di set kedua, dia sempat kehilangan momentum saat gagal menutup pertandingan pada kedudukan 5-4. Namun, petenis Belarusia itu langsung membalas dengan break dan menyudahi laga di kesempatan kedua.
Final Gauff vs Sabalenka dipastikan akan menyuguhkan duel sengit. Kedua petenis punya karakter permainan agresif dan sama-sama membidik gelar perdana di Madrid bagi Gauff, atau gelar ketiga bagi Sabalenka.
Di sektor putra, Casper Ruud tampil solid untuk menyingkirkan Daniil Medvedev 6-3, 7-5 dan melaju ke semifinal. Ruud, petenis unggulan ke-15, mematahkan servis Medvedev satu kali di masing-masing set dan mempertahankan keunggulan hingga akhir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!