Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inflasi Tahunan Jakarta pada April 2025 Tertinggi se-Jawa

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 13:25 WIB | Oleh:
Inflasi Tahunan Jakarta pada April 2025 Tertinggi se-Jawa Doc: antara foto
Ket. Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin di Jakarta, Jumat (2/5).

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan Jakarta pada April 2025 lebih tinggi dibandingkan April 2024 sebesar 2,21 persen atau tertinggi di Pulau Jawa.

“Inflasi tahun per tahun berada pada posisi 2,21 persen, termasuk tertinggi di Pulau Jawa. Sementara yang terendah di Jawa Timur di 1,35 persen," ujar Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin di Jakarta, Jumat (2/5).

Kendati inflasi Jakarta tertinggi di Jawa, namun angka ini masih relatif terkendali karena masih di bawah target inflasi yakni 2,5 plus minus 1 persen.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, penyumbang inflasi terbesar yakni kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan rumah tangga, yakni dengan andil mencapai 0,72 persen.

Sementara itu, komoditas utama yang memberi andil inflasi tahunan yakni tarif air minum PAM dengan andil 0,63 persen, kemudian emas perhiasan (0,49 persen), bawang merah (0,12 persen), bawang putih (0,07 persen) dan cabai rawit (0,07 persen).

"Kita tidak melihat komoditas tarif listrik karena memang sudah kembali pada posisi normal," ujar Hasanudin.

Di sisi lain, ada juga untuk komoditas yang memberikan andil deflasi tahunan Jakarta pada Aprl 2025 yakni daging ayam ras sebesar 0,06 persen, bensin (0,05 persen), tomat (0,04 persen), angkutan udara (0,03 persen), dan tarif pulsa ponsel yang memberikan andil minus 0,03 persen.

Sementara itu, secara bulanan, Jakarta tercatat mengalami inflasi pada April 2025 terhadap bulan Maret 2025 yakni mencapai 1,44 persen atau lebih tinggi dibandingkan angka nasional yakni 1,17 persen.

Hasanudin mengatakan diskon tarif listrik menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi, dengan andil 1,30 persen.

Komoditas lainnya yang juga menyumbang inflasi Jakarta yakni emas perhiasan sebesar 0,12 persen, bawang merah, bawang putih, dan tomat juga menjadi komoditas penyumbang inflasi Jakarta pada April dengan andil masing-masing 0,06 persen, 0,04 persen, dan 0,03 persen.

Sementara itu, BPS DKI juga mencatat sejumlah komoditas yang memberikan andil deflasi bulanan Jakarta pada April 2025 yakni cabai rawit dengan andil 0,04 persen, lalu bensin (0,04 persen), daging ayam ras (0,03 persen), tarif pulsa ponsel (0,03 persen), serta angkutan antarkota dan angkutan udara dengan andil deflasi 0,02 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Sentuh Level Terendah terhadap Dolar AS

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.