Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hardiknas Jadi Momentum bagi Pemkab Manokwari Perjuangkan Pendidikan Gratis dan Bebas Pungutan

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 13:56 WIB | Oleh:
Hardiknas Jadi Momentum bagi Pemkab Manokwari Perjuangkan Pendidikan Gratis dan Bebas Pungutan Doc: antara foto
Ket. Bupati Manokwari Hermus Indou saat peringatan Hardiknas di Manokwari.

MANOKWARI - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat memperjuangkan pendidikan gratis di daerah tersebut.

Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan pada masa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono lima tahun ke depan diupayakan tidak ada lagi pungutan-pungutan dalam bentuk apapun di sekolah.

“Memaknai peringatan Hardiknas, Pemkab Manokwari berkomitmen meningkatkan pelayanan pendidikan khususnya pendidikan gratis,” katanya usai memimpin upacara peringatan Hardiknas di Kantor Bupati Manokwari, Jumat (2/5).

Ia mengatakan, mewujudkan pendidikan gratis merupakan salah satu program prioritas Pemkab Manokwari untuk memberikan pelayanan pendidikan tanpa biaya, berkualitas, berkeadilan, dan inklusif.

Bahkan dalam Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, pemerintah daerah tengah menyusun peraturan daerah (Perda) yang dijadikan payung hukum pendidikan gratis.

Selain itu, untuk memastikan sekolah tidak lagi melakukan pungutan kepada anak didik, pihaknya telah membuat peraturan bupati (Perbup) sebagai aturan sementara sebelum perda pendidikan gratis disahkan dan diberlakukan.

Semua pembiayaan sekolah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, seluruh pembiayaan sekolah termasuk pungutan siswa yang dilakukan komite sekolah akan ditiadakan.

“Ini menjadi komitmen kita dan juga memastikan tidak ada pungutan-pungutan tambahan di sekolah yang membebani anak-anak di sekolah,” katanya menegaskan.

Untuk pembiayaan pendidikan gratis, Pemkab Manokwari akan menggunakan sejumlah sumber dana baik Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH) migas hingga dana otonomi khusus (otsus).

“Kita optimalkan dari semua dana Pemkab Manokwari baik DAU, DBH, bahkan dana Otsus untuk memastikan anak-anak kita semuanya memiliki akses pendidikan yang baik, berkualitas, dan bermutu,” ujarnya.

Melalui pendidikan, pemerintah berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan. Pemerintah bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas, kualifikasi, dan kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.

Dengan cara demikian, guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban. Para guru tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran tetapi juga mentor dan konselor para murid. Guru adalah orang tua yang senantiasa berada di sisi para murid dalam suka dan duka serta memandu para muridnya mencapai cita-cita luhur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.