Malaysia dan Vietnam akan Terus Bantu Myanmar
📅 Rabu, 30 Apr 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/PRIME MINISTER'S OFFICE OF MALAYSIA
KUALA LUMPUR - Malaysia dan Vietnam sepakat untuk meneruskan pemberian bantuan kemanusiaan bagi rakyat Myanmar yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada 28 Maret 2025 lalu.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dalam unggahan di media sosialnya pada Selasa (29/4), mengatakan telah melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, untuk membahas perkembangan terkini dan tindakan bersama Asean terhadap keadaan di Myanmar.
PM Anwar mengatakan terkait upaya penyaluran bantuan kemanusiaan itu, sangat penting agar semua pihak mau meneruskan gencatan senjata untuk memastikan keselamatan pekerja bantuan kemanusiaan.
Sebelumnya PM Anwar telah bertemu Ketua Dewan Administrasi Negara Myanmar, Jenderal Senior Ming Aung Hlaing di Bangkok, Thailand, pada pertengahan April lalu guna membahas upaya bantuan kemanusiaan untuk rakyat Myanmar, dengan syarat bantuan akan disalurkan jika rezim militer setuju untuk memperpanjang gencatan senjata.
Malaysia juga menempatkan rumah sakit lapangan di Myanmar yang dilengkapi dengan unit penanganan darurat serta fasilitas bedah dan didukung 70 anggota tim medis terlatih termasuk dokter, perawat dan staf pendukung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rumah sakit lapangan tersebut, menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Malaysia, ditempatkan di Kota Sagaing dan beroperasi selama 30 hari, bekerja sama dengan aparat setempat guna memastikan pemberian jasa kesehatan yang aman, adil dan efektif khususnya kepada kelompok terlantar dan rentan. SB/Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!