Keren! Pemkab Tulungagung Terapkan e-Retribusi Pedagang Pasar Tradisional
📅 Selasa, 29 Apr 2025, 20:34 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO - Sholeh
TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Tulungagung mencatat penerapan sistem elektronik retribusi (e-retribusi) pada pasar tradisional memberikan dampak signifikan pada peningkatan capaian retribusi daerah.
"Pada April 2025, penerimaan dari sektor ini menembus angka Rp107 juta," kata analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Yusantoso, Selasa.
Ia menambahkan bahwa dari 31 pasar tradisional yang ada, sebanyak 24 pasar telah menerapkan sistem e-retribusi.
“Pasar yang belum menerapkan e-retribusi umumnya hanya beroperasi pada hari tertentu. Kami sedang mendata pedagang yang buka di hari pasaran agar bisa menyesuaikan skema penarikan retribusinya,” ujarnya.
E-retribusi merupakan sistem digital pengganti karcis manual, yang digunakan petugas untuk menarik retribusi dari pedagang pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sistem ini memudahkan pencatatan serta meningkatkan akurasi dan transparansi dalam pengelolaan retribusi.
Jumlah pedagang yang masuk dalam sistem e-retribusi juga terus meningkat.
Dari sekitar 900 pedagang pada akhir 2024, kini tercatat sebanyak 1.091 pedagang telah terdigitalisasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Awalnya hanya untuk pedagang kios, sekarang pedagang los juga sudah masuk. Pendataan terus berjalan agar seluruh pedagang bisa terintegrasi,” tambah Yusantoso.
Ia menegaskan, capaian retribusi yang kini rata-rata mencapai lebih dari Rp100 juta per bulan menjadi indikator keberhasilan digitalisasi sistem pelayanan pasar tersebut.
“Secara teknis, e-retribusi baru diterapkan untuk layanan pasar. Tapi hasilnya sudah sangat positif terhadap serapan retribusi,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!