Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanwil Ditjenpas Sumbar Menegaskan Penjara Harus Bersih dari 'Handphone'

📅 Senin, 28 Apr 2025, 22:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kanwil Ditjenpas Sumbar Menegaskan Penjara Harus Bersih dari 'Handphone' Doc: ANTARA
Ket. Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar Marselina Budiningsih di Padang, Senin (28/4/2025).

PADANG – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan lagi komitmennya dalam membersihkan peredaran handphone di lingkungan penjara yang bisa memicu berbagai tindak kejahatan lain.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar Marselina Budiningsih usai menggelar peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Padang pada Senin (28/4).

"Peringatan HBP ini adalah momentum untuk menegaskan kembali komitmen kami untuk membersihkan peredaran handphone di lingkungan penjara," tegas Marselina didampingi Kepala Lapas Padang, Junaidi Rison.

Ia tidak menampik bahwa keberadaan handphone secara ilegal di lingkungan penjara dapat memicu tindakan kejahatan lainnya, salah satunya adalah "menghidupkan" jaringan peredaran narkoba.

"Kami tidak ingin hal ini terjadi di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan ataupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang ada di Sumbar, pengawasan yang ketat serta instrumen pendukung akan disiapkan," katanya.

Ia mengatakan pemberantasan handphone serta narkoba adalah bagian dari 13 program akselerasi yang telah dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, sehingga harus ditindaklanjuti secara serius di tingkat daerah.

Menurut dia, kini upaya pengawasan telah melibatkan peran dari intelijen, serta Tim Patwal internal milik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Sementara untuk kebutuhan komunikasi, Ditjenpas Sumbar telah menyiapkan saluran komunikasi berbiaya murah yang diberi nama "Wartelpas".

Saluran tersebut dapat digunakan oleh warga binaan, baik narapidana ataupun tahanan untuk menghubungi keluarga di luar.

"Namun bedanya, saluran tersebut telah dilengkapi sistem yang bisa merekam otomatis setiap percakapan antara pengguna dengan orang luar sebagai bagian dari pengawasan," ujarnya.

Ia mengatakan Wartelpas akan dihadirkan di seluruh Lapas atau Rutan yang ada di Sumbar secara bertahap, sehingga perannya dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Kepala Lapas Padang, Junaidi Rison, mengatakan pihaknya siap menjalankan instruksi dari pimpinan secara maksimal demi memberantas peredaran narkoba dan handphone.

"Selama ini pengawasan terus kami tingkatkan, berkali-kali upaya penyelundupan handphone dari luar bisa digagalkan oleh petugas," jelasnya.

Ia mengatakan sebagai penjara yang dihuni oleh hampir 1.000 orang, Lapas Padang harus tetap waspada agar tidak kecolongan dari orang-orang yang memang berniat tidak baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Kabar Menggembirakan, Jantho Telah Melahirkan Bocah ke-12

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabar Menggembirakan, Janth...

Kawasan Ala Myeongdong Korea Akan Hadir di Jakarta

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Ala Myeongdong Kore...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.