Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub DKI Survei Waktu Tempuh Transjabodetabek Rute Blok M-PIK 2

📅 Senin, 28 Apr 2025, 17:44 WIB | Oleh:
Dishub DKI Survei Waktu Tempuh Transjabodetabek Rute Blok M-PIK 2 Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Dinas Perhubungan DKI dan Transjakarta melakukan uji coba rute Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera, Jakarta, Selasa (15/4).

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI melakukan survei waktu tempuh rute Transjabodetabek rute Blok M-Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 untuk meratakan jangkauan layanan transportasi publik bagi pelanggan.

"Kami sekarang tinggal melakukan survei, kemudian memastikan berapa lama waktu tempuh dari kawasan PIK 2 ke destinasi yang ada di Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo saat ditemui di Pasaraya Blok M Jakarta, Senin (28/4).

Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI tengah melakukan koordinasi dengan pengelola kawasan sudah mendapatkan persetujuan. Oleh karena itu, pihaknya masih melakukan mitigasi mulai dari waktu tempuh hingga hambatan selama uji coba rute tersebut.

"Sehingga, dari sana kita bisa melakukan mitigasi apabila ada hambatan dan lain sebagainya. Sebagai contoh Transjabodetabek masuk Jakarta itu maksimal 1,5 jam," jelasnya.

Dengan demikian, Pemprov DKI terus melakukan upaya-upaya lanjutan untuk terus berkoordinasi terkait perkembangan Transjabodetabek.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan Transjabodetabek rute S61 Alam Sutera-Blok M pada Kamis (24/3).

Untuk panjang rute, dari Alam Sutera-Blok M sepanjang 59,7 kilometer (km) dan melewati 26 halte. Masyarakat hanya dikenakan tarif Rp3.500 dan sudah terintegrasi.

Saat ini, Transjakarta tengah melakukan uji coba enam rute alternatif Transjabodetabek secara bertahap, yaitu: Terminal Depok–Terminal Kampung Rambutan, Sawangan–Lebak Bulus, Vida Bekasi–Cawang, Karawaci–Grogol, Grand Wisata Bekasi–Cawang, dan Bojong Gede–Kampung Rambutan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga segera menggratiskan layanan transportasi umum seperti Moda Raya Terpadu (mass rapid transit/MRT), Lintas Rel Terpadu (light rail transit/LRT) hingga Transjakarta untuk 15 golongan masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.