PBB akan Tingkatkan Dukungan bagi Perempuan dan Anak-Anak Myanmar
📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 15:37 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: NHK
TOKYO - Hampir satu bulan berlalu sejak gempa dahsyat melanda Myanmar tengah yang menurut junta telah menewaskan lebih dari 3.700 orang. Seorang pejabat senior PBB mengatakan akan meningkatkan dukungan bagi perempuan dan anak-anak yang terdampak.
NHK mewawancarai Kanni Wignaraja yang menjabat sebagai Direktur Regional untuk Asia dan Pasifik di Program Pembangunan PBB (UNDP) pada Kamis (24/4).
Ia berbicara tentang situasi di Sagaing, Myanmar barat laut, yang dekat dengan episentrum. Ia menyebutkan bahwa sejumlah infrastruktur telah pulih, tetapi lembaga medis masih rusak. Hal itu berarti perempuan dan anak-anak tidak memiliki akses ke perawatan medis yang vital.
Wignaraja juga menyebutkan perlunya menjamin privasi serta keamanan bagi perempuan dan anak-anak yang terpaksa mengungsi di tempat penampungan sementara.
Di Myanmar, baik junta maupun pasukan prodemokrasi mengumumkan gencatan senjata sementara untuk memfasilitasi upaya bantuan dan rekonstruksi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wignaraja mengatakan pertempuran masih berlangsung di sejumlah wilayah di negara itu. Ia menyerukan komitmen internasional untuk mewujudkan gencatan senjata permanen guna mempercepat pembangunan kembali negara itu. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!