Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UI Wujudkan UTBK Inklusif untuk 76 Peserta Difabel

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI Wujudkan UTBK Inklusif untuk 76 Peserta Difabel Doc: Antara
Ket. Salah seorang peserta tuna netra ketika mengikuti ujian UTBK di Ul.

Depok - Universitas Indonesia (UI) mewujudkan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 yang inklusif untuk 76 peserta difabel.

Sebanyak 12 peserta tunanetra mendapatkan akses perangkat lunak pembaca layar Non Visual Desktop Access (NVDA) untuk mengikuti UTBK yang berlangsung di Ruang 1105, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Gedung Lama, Kampus UI Depok.

Salah seorang peserta, Muhammad Abdurrohman yang merupakan pelajar dari Sekolah Khusus Islam Terpadu (SKh-IT) Yarfin menyampaikan kesan positifnya setelah mengikuti UTBK di UI.

"Senang dan deg-degan, soalnya ini pertama kalinya ikut UTBK. Tetapi, saya merasa nyaman karena UI menyediakan akses UTBK untuk tunanetra seperti saya," ujar Abdulrohman dalam keterangannya, Jumat.

Ia mengaku memilih Pusat UTBK UI karena fasilitas yang disediakan ramah bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra.

Rekomendasi dari pihak sekolah serta reputasi UI sebagai institusi yang inklusif menjadi alasan kuat di balik pilihannya. Di sini bisa akses UTBK bagi penyandang tunanetra. Pihak sekolah juga merekomendasikan pusat UTBK UI karena ramah untuk penyandang disabilitas.

Menurutnya, fasilitas di UI sangat mendukung peserta difabel. Panitia UTBK dinilai tanggap dan peduli terhadap kebutuhan peserta difabel.

Selain menjalankan tugas sebagai pengawas ujian, panitia juga siap memberikan pendampingan jika peserta tunanetra perlu meninggalkan ruangan, misalnya untuk ke toilet atau mengakses fasilitas kesehatan. Bahkan, sebelum ujian selesai, para petugas sudah bersiaga di luar ruang ujian untuk membantu peserta difabel keluar ruangan dan menemui keluarga atau wali mereka yang menunggu di luar.

Meski tidak mengalami tantangan besar selama persiapan UTBK, Abdurrohman mengaku telah menjalani latihan intensif bersama guru di sekolahnya sebelum ujian.

Ia belajar dengan tekun sebelum UTBK berlangsung dengan motivasi agar diterima di jurusan pilihannya, yaitu Program Studi Pendidikan Khusus (PKh) di salah satu universitas di Jakarta, sehingga ke depannya, ia bisa memperjuangkan pendidikan untuk sesama penyandang disabilitas.

Demi mendukung peserta difabel dalam pelaksanaan UTBK, UI melakukan berbagai persiapan sejak tahap pendaftaran, termasuk integrasi data disabilitas tunarungu dan tunawicara ke dalam sistem.

Selain itu, lokasi ujian difabel seperti Gedung C Rumpun Ilmu Kesehatan juga dilengkapi lift dan fasilitas ramah disabilitas lainnya.

Melalui langkah ini, UI berupaya menyelenggarakan UTBK yang inklusif dan berkeadilan, tidak hanya dari penyediaan fasilitas fisik yang ramah difabel, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia untuk menciptakan pengalaman ujian yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta.

Ke depannya, Abdurrohman berharap UI dapat terus meningkatkan aksesibilitas, salah satunya dengan menambah paving block atau jalur pemandu khusus tunanetra yang ada di lingkungan
kampus.

"Dengan kemudahan akses ini, semoga para disabilitas bisa terus menjunjung tinggi dirinya walaupun punya keterbatasan untuk menuntut ilmu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.