Pemprov Sumatera Barat Meluncurkan Gerakan Sawah Pokok Murah di Agam
📅 Jumat, 25 Apr 2025, 21:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
LUBUK BASUNG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi meluncurkan gerakan Sawah Pokok Murah (SPM) di Koto Tangah, Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Jumat.
"Alhamdulillah, SPM resmi dijalankan di seluruh nagari (desa) di Agam, karena memang kita berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai arahan presiden melalui ketahanan pangan," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Agam, Jumat (25/4).
Ia mengatakan melalui SPM, petani dengan biaya murah bisa menekan angka pengeluaran serta berproduksi tinggi.
"Biota lain juga bisa hidup di sini yang mampu menjadi penambahan pendapatan masyarakat serta mempengaruhi pengentasan angka stunting," katanya.
Menurutnya, SPM menjadi bukti inovasi yang membuat masyarakat petani bisa terbantu. Program serupa sudah dilakukan di beberapa kabupaten kota di Sumbar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemprov mendukung SPM nantinya dengan penambahan dan perbaikan fasilitas di sekitar lokasi pertanian. Saya berharap dana desa sebesar 20 persen bisa dimaksimalkan untuk SPM di masing-masing nagari di Sumbar," sebutnya.
Bupati Agam, Benny Warlis, mengungkapkan SPM menjadi salah satu program unggulan berkelanjutan pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
"Ini untuk mengatasi kemiskinan, melalui SPM petani tidak banyak mengeluarkan biaya produksi, sementara hasil produksi terbukti bermutu bagus dan meningkat. Pastinya petani bisa mendapatkan keuntungan besar," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengapresiasi seluruh elemen yang mendukung gerakan terbaru di bidang pertanian Agam tersebut.
"Dukungan semua pihak mulai dari kelompok tani, lembaga, perangkat desa hingga pemerintah provinsi dan pusat ini di luar ekspektasi kami. Peluncuran SPM juga diikuti seratus lebih peserta zoom dari seluruh nagari (desa) di Agam," katanya.
Ia mengatakan SPM memakai anggaran penggunaan dana desa untuk mendukung program ketahanan pangan nasional hingga swasembada pangan.
"SPM menguntungkan petani kami. Seiring dengan itu terus bermunculan inovasi baru dari masyarakat. Warga juga memberikan rasa optimisme segera mendapatkan manfaat dan dampak positifnya," kata Benny.
Peluncuran inovasi Sawah Pokok Murah digagas oleh pakar pertanian Sumbar, Ir. Djoni, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Pemprov Sumbar.
Ia melahirkan ide penghematan biaya produksi dengan meminimalisir penggunaan bahan kimia, pengolahan lahan, hingga pembakaran jerami.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!