Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Indonesia Inginkan Mobil Listrik Berukuran Lebih Besar

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 16:38 WIB | Oleh:
Masyarakat Indonesia Inginkan Mobil Listrik Berukuran Lebih Besar Doc: ANTARA/Irwansyah Putra
Ket. Aktivitas pengisian daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Banda Aceh, Aceh.

JAKARTA - Seiring penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia terus meningkat, banyak warga mengharapkan kehadiran lebih banyak mobil keluarga bertenaga listrik, demikian disampaikan seorang pejabat senior.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia (RI) Rachmat Kaimuddin pada Kamis (24/4) menyebutkan bahwa permintaan untuk mobil listrik berkapasitas tujuh penumpang kemungkinan akan meningkat, mengingat banyak keluarga di Indonesia memiliki lebih banyak anak.

"Di Indonesia, orang-orang biasanya memiliki setidaknya tiga anak, dan terkadang lebih," kata Rachmat dalam sebuah forum diskusi tentang kendaraan listrik di Jakarta.

"Di masa depan, kami berharap para investor kendaraan listrik akan mempertimbangkan hal ini dan memproduksi kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan lokal," tambahnya.

Lonjakan permintaan akan kendaraan listrik terjadi seiring negara ini beralih menuju energi yang lebih bersih di sektor transportasi. Sebagian besar mobil listrik yang tersedia di pasar Indonesia adalah mobil berkapasitas lima penumpang, tetapi minat terhadap model yang lebih besar telah meningkat.

Menurut Rachmat, pengadopsian kendaraan listrik di Indonesia berkembang pesat. Pemerintah menargetkan bahwa kendaraan listrik akan menyumbangkan 10 persen dari total kendaraan yang aktif beroperasi per akhir 2025. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.