Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IMF dan Bank Dunia agar Fokus ke Tujuan Awal Mereka Dibentuk

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
IMF dan Bank Dunia agar Fokus ke Tujuan Awal Mereka Dibentuk Doc: istimewa
Ket. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent.

JAKARTA - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent pada Rabu (23/4) meminta Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia agar kembali ke komitmen dan tujuan awal mereka dibentuk serta meninggalkan agenda lai yang tidak terkait. 

Lembaga-lembaga Bretton Woods (IMF dan Bank Dunia) harus mundur dari beragam agenda mereka yang luas dan tidak fokus, yang telah menghambat kemampuan mereka untuk melaksanakan mandat inti mereka,” kata Bessent saat berbicara di sebuah acara di Institute of International Finance.

Pemerintahan Trump jelasnya berencana untuk menggunakan kepemimpinan dan pengaruh AS untuk mendorong lembaga-lembaga itu memenuhi misi inti mereka. IMF, kata Bessent, harus kembali ke misi awalnya untuk mempromosikan kerja sama moneter, perdagangan, dan stabilitas keuangan, daripada fokus mengurusi isu-isu terkait iklim, gender, dan sosial.

IMF tegasnya harus menjadi suara yang tegas dan jujur tentang ketidakseimbangan global, dan perlu memanggil negara-negara seperti Tiongkok yang telah mengejar kebijakan yang mendistorsi secara global dan praktik mata uang yang tidak transparan selama beberapa dekade.

IMF juga harus memastikan bahwa pinjaman bersifat sementara dan terkait dengan reformasi ekonomi riil.

Begitu pula dengan Bank Dunia harus kembali ke misi utamanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pengurangan kemiskinan, investasi swasta, dan kemandirian di negara-negara berkembang.

Bank Dunia harus memfokuskan sumber daya pada kebutuhan utama seperti akses energi, memprioritaskan teknologi yang andal dan terjangkau, termasuk bahan bakar fosil dan tenaga nuklir.

Bessent juga menekankan bahwa Bank Dunia harus menegakkan kebijakan kelulusannya atau proses penghentian pinjaman Bank Dunia secara perlahan saat negara peminjam mencapai tingkat pembangunan, kapasitas pengelolaan, dan akses ke pasar modal yang memungkinkannya untuk terus berjalan tanpa pembiayaan dari Bank Dunia.

Ia juga lembaga pembiayaan itu menghentikan pinjaman ke negara-negara kaya dan memfokuskan kembali dukungan pada negara-negara miskin.

Sebagai informasi, IMF dan Bank Dunia didirikan pada 1945 sebagai hasil dari Konferensi Bretton Woods setelah Perang Dunia II.

Keadilan Ekonomi

Peneliti Mubyarto Institute Yogyakarta, Awan Santosa sepakat dengan Bessent agar dua lembaga multilateral itu kembali kepada fungsi awalnya, supaya fokus menciptakan keadilan ekonomi bagi banyak negara anggota.

Dia khawatir jika jauh dari mandat utamanya, maka IMF dan Bank Dunia tidak akan maksimal menjalankan fungsinya, sementara banyak negara berkembang dan miskin yang membutuhkan bantuannya.

Kedua lembaga kata Awan bukan hanya bertugas menciptakan stabilisasi tetapi memastikan terciptanya tatanan ekonomi, keuangan dan perdagangan dunia yang berkeadilan, bukan sebaliknya. “IMF dan WB harus kembali ke mandat utama, mengurangi ketimpangan, kemiskinan, dan pengangguran global,” pungkas Awan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.