Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kritikan AS Momentum Benahi Industri dan Tingkatkan Produksi Dalam Negeri

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 01:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Indonesia kata Nazar justru dapat mengambil keuntungan strategis dari kritik yang termuat dalam 2025 National Trade Estimate Report on Foreign Trade Barriers tersebut. “Jika kita melihat secara jernih, masukan AS itu bisa menjadi kaca pembesar untuk mengevaluasi kelemahan tata kelola internal kita, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan keadilan regulasi,” kata Nazar.

Dalam konteks demokrasi ekonomi, kritik semacam itu harus dimaknai sebagai dorongan untuk memperbaiki ruang partisipasi publik dalam penyusunan kebijakan, serta mendorong penguatan prinsip keterbukaan dalam tata kelola perdagangan dan investasi. Lebih jauh, Nazar menekankan bahwa yang diperlukan saat ini bukanlah sikap defensif atau nasionalistik yang sempit, melainkan respon kebijakan yang elegan dan berbasis reformasi.

 “Kita harus membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang serius dalam memperbaiki tata kelola ekonominya. Bukan karena ditekan, tapi karena itu kebutuhan kita sendiri,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

11 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.