Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekda: DKI Butuh Kemitraan Internasional untuk Kembangkan Pendidikan

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekda: DKI Butuh Kemitraan Internasional untuk Kembangkan Pendidikan Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi di Jakarta, Senin (21/4).

JAKARTA - Provinsi DKI Jakarta membutuhkan kemitraan internasional dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasional untuk dapat memperkuat kompetensi SDM hingga membuka pasar kerja ke tingkat global.

Karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Universiti Kuala Lumpur (UniKL) Malaysia dalam bidang pendidikan dan pelatihan vokasional.

“Dengan kolaborasi berbagai pihak, termasuk UniKL, kita dapat menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri. Saya berharap kerja sama ini tidak hanya bermanfaat bagi kedua pihak, tetapi juga berkelanjutan,” ujar Marullah di Jakarta, Senin (21/4).

Marullah saat membuka “Seminar Technical Vocational Education and Training” (TVET) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, mengungkapkan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci untuk bersaing di kancah global.

Ia menyebutkan, Indonesia memiliki peluang besar dalam memanfaatkan bonus demografi yang diprediksi mencapai puncak pada 2030.

Selain itu, Marullah juga membahas terkait pentingnya perubahan paradigma pendidikan, dari sekadar mencetak lulusan menjadi penyedia SDM yang siap memenuhi kebutuhan pasar kerja, termasuk budaya kerja dan kompetensi yang relevan di tingkat internasional.

“Salah satu poin penting dalam revitalisasi pendidikan vokasi adalah meningkatkan keterlibatan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), mulai dari penyusunan standar kompetensi, kurikulum, penyediaan tempat magang, hingga pelatihan,” katanya.

Terkait kerja sama dengan Malaysia, Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan, ini salah satunya dengan mengirimkan pelajar SMK di Jakarta untuk menjalani pendidikan vokasi di UniKL dan bekerja di Malaysia. “Polanya seperti apa? Ada yang biaya sendiri dengan diskon khusus. Itu akan sangat murah dibandingkan kita berangkatkan ke Eropa,” katanya.

Lalu yang kedua, pola beasiswa. “Mereka (Malaysia) juga menyiapkan beasiswa untuk anak-anak yang akan berangkat ke sana,” ujar dia.

Dewi menambahkan, nantinya, ada seleksi yang dilakukan untuk menetapkan siswa yang akan ikut serta dalam program.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

46 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.