Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Kenakan Tarif hingga 3.521% untuk Panel Surya dari Asia Tenggara

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 14:50 WIB | Oleh:
AS Kenakan Tarif hingga 3.521% untuk Panel Surya dari Asia Tenggara Doc: Bloomberg
Ket. Di antara perusahaan yang menjadi sasaran adalah perusahaan Tiongkok, Jinko Solar dan Trina Solar.

WASHINGTON - Amerika Serikat pada Senin (21/4), mengumumkan rencana mengenakan tarif hingga 3.521 persen pada panel surya dari Asia Tenggara, sebuah langkah yang ditujukan untuk melawan dugaan subsidi dan dumping Tiongkok di sektor tersebut.

Tarif terhadap perusahaan-perusahaan dari Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Vietnam masih perlu diratifikasi pada pertemuan Komisi Perdagangan Internasional pada bulan Juni.

Keputusan yang diumumkan Senin itu muncul setelah penyelidikan antidumping dan bea masuk imbalan yang diajukan sekitar setahun lalu oleh beberapa produsen solar AS dan negara lain.

Perusahaan-perusahaan tersebut menyoroti "praktik tidak adil" yang disebut-sebut telah membebani pasar solar domestik AS, khususnya menimbulkan kekhawatiran terhadap perusahaan-perusahaan yang berkantor pusat di Tiongkok yang beroperasi di negara-negara Asia Tenggara.

Meskipun langkah hari Senin itu diambil setelah penyelidikan selama setahun, langkah ini diambil menyusul langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meluncurkan perang dagang sengit melalui tarif di seluruh dunia.

Tarif Trump, yang telah menyebabkan Gedung Putih mengenakan pungutan yang sangat tinggi sebelum menangguhkan beberapa di antaranya untuk memungkinkan negosiasi, ditujukan untuk mengurangi ketidakseimbangan perdagangan AS.

Pernyataan Departemen Perdagangan mengatakan tarif baru yang direkomendasikan pada sel surya, bagaimanapun, secara khusus ditujukan pada "subsidi transnasional."

"Dalam investigasi CVD yang melibatkan Kamboja, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, Departemen Perdagangan menemukan bahwa perusahaan-perusahaan di masing-masing negara menerima subsidi dari Pemerintah Tiongkok," kata pernyataan itu, mengacu pada penyelidikan bea masuk imbalan.

"Ini merupakan salah satu investigasi CVD pertama di mana Departemen Perdagangan telah membuat temuan positif bahwa perusahaan menerima subsidi transnasional."

Kasus ini diajukan oleh Hanwha Qcells, First Solar, Convalt Energy dan lainnya.

Agar tugas tersebut dapat diselesaikan, Komisi Perdagangan Internasional memiliki waktu hingga awal Juni untuk membuat penentuan akhir.

Di antara perusahaan yang menjadi sasaran adalah perusahaan Tiongkok, Jinko Solar dan Trina Solar.

Produk dari Kamboja akan dikenakan bea masuk hingga 3.521 persen, menurut Departemen Perdagangan.

Jinko Solar menghadapi bea masuk sebesar 40 persen untuk ekspor dari Malaysia dan sekitar 245 persen untuk barang dari Vietnam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.