PP PBSI Gelar Simulasi Hadapi Piala Sudirman 2025
📅 Senin, 21 Apr 2025, 06:57 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menggelar simulasi sebagai bagian dari persiapan menjelang Piala Sudirman 2025 yang akan berlangsung di Xiamen, Tiongkok, pada 27 April hingga 4 Mei. Simulasi ini penting untuk memperkuat kekompakan antar pemain sekaligus menjadi momen pelepasan tim sebelum bertolak ke Tiongkok.
Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa simulasi ini akan dihadiri media untuk menyaksikan langsung persiapan tim. “Nanti ada simulasi, dan media juga akan kami undang. Ada simulasi, ada pelepasan juga,” ungkap Taufik dalam keterangan resminya yang diterima Minggu (20/4).
Sebagian besar pemain, menurut Taufik, sudah dalam kondisi siap tempur, khususnya mereka yang tidak tampil di Badminton Asia Championships (BAC).
Taufik juga menekankan pentingnya semangat kolektif dalam ajang beregu seperti Piala Sudirman. “Ini pertandingan beregu, bukan individu. Jadi semua harus saling support,” tegas dia.
Selain simulasi, PP PBSI juga telah mengumumkan skuad Indonesia untuk Piala Sudirman 2025. Dengan mengandalkan kombinasi pemain senior dan junior, langkah ini dianggap sebagai strategi jangka pendek dan panjang untuk menjaga daya saing serta proses regenerasi di sektor bulu tangkis nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menuturkan bahwa tim Indonesia telah menyiapkan strategi matang untuk menghadapi lawan-lawan di Grup D, yang terdiri dari Denmark, India, dan Inggris. “Ini bukan undian yang mudah bagi kami, tetapi kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujar Eng Hian.
Tunggal putra Jonatan Christie dan tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung tetap menjadi andalan utama. Sementara itu, pemain muda seperti Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Putri Kusuma Wardani turut dipanggil untuk menambah pengalaman bertanding di ajang beregu internasional.
Komposisi pemain ditentukan berdasarkan kinerja individu, kesiapan untuk pertandingan beregu, dan fleksibilitas, terutama di sektor ganda. PP PBSI juga mempersiapkan skenario pergantian pasangan ganda sebagai bagian dari strategi tim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Taufik Hidayat menambahkan, meski target Indonesia bukan untuk juara, tim harus tetap realistis. Sebelumnya, Eng Hian sempat mengungkapkan bahwa target utama bukanlah merebut gelar juara, melainkan naik podium.
“Target itu cukup realistis. Kalau ditanya maunya juara, siapa sih yang tidak mau? Tetapi di dunia kita harus melihat kompetisi dari negara lain juga,” ujar Taufik.
Namun, Taufik juga menekankan pentingnya motivasi dalam meraih hasil terbaik. “Kita selalu memberikan motivasi kepada pemain, kita harus juara, kita harus jadi yang terbaik. Karena juara itu cuma satu,” imbuh dia.
Indonesia mengirimkan 13 wakil untuk Piala Sudirman 2025, dengan kombinasi pemain senior dan junior di berbagai sektor. Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie akan ditemani Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah. Di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani akan memperkuat tim.
Di sektor ganda putra, Indonesia akan mengandalkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, serta Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin. ben/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!