Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Elon Musk dan Inovasi Chip Otak Manusia

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 03:03 WIB | Oleh:
Elon Musk dan Inovasi Chip Otak Manusia Doc: Generate image dengan ChatGPT
Ket. Ilustrasi chip pada otak manusia

Jakarta; Pada tanggal 25 Mei 2023, Neuralink—perusahaan neuroteknologi yang didirikan oleh Elon Musk—mengumumkan pencapaian besar dalam pengembangan teknologi antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI). Perusahaan tersebut berhasil memperoleh persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk memulai uji coba chip otak pada manusia. Sebelumnya, pengujian hanya dilakukan pada hewan seperti monyet, babi, dan tikus, untuk memastikan keamanan serta efektivitas teknologi yang dikembangkan.

Neuralink dan Uji Coba Chip Otak pada Manusia

Pada Januari 2024, Noland Arbaugh, pria berusia 30 tahun, menjadi individu pertama yang menjalani implan chip otak Neuralink. Ia menyampaikan bahwa setelah menjalani operasi, dirinya tidak merasakan perubahan fisik apa pun yang signifikan. Menurutnya, sensasi setelah implan tidak berbeda dengan sebelum prosedur dilakukan.

Menariknya, hanya satu minggu pascaoperasi, Noland sudah mampu mengendalikan kursor komputer. Ia menggunakan dua metode: melalui sinyal dari pikirannya dan melalui gerakan otot tangan yang masih sedikit berfungsi. Ia mengaku sering mengombinasikan kedua metode tersebut. Penggunaan dengan pikiran membutuhkan konsentrasi tinggi, sementara kontrol dengan otot terasa cukup melelahkan secara fisik.

Dalam kesehariannya, Noland memanfaatkan teknologi ini untuk menjelajahi internet, mengirim pesan teks, menggunakan media sosial, mengakses berbagai aplikasi, hingga bermain gim seperti catur dan strategi. Pengalaman ini menunjukkan potensi besar BCI dalam mendukung aktivitas digital sehari-hari.

Dalam perkembangan lain terkait pasien implan chip pada otak manusia, seorang pasien wanita yang mengalami stroke batang otak selama hampir dua dekade berhasil kembali “berbicara” berkat teknologi BCI. Melalui sistem ini, pikirannya dapat diubah menjadi suara sintetis secara waktu nyata (real-time), yang merupakan terobosan besar dibandingkan teknologi sebelumnya yang memiliki jeda waktu dalam pemrosesan sinyal otak menjadi kata-kata.

Peneliti dari University of California menjelaskan bahwa kecepatan dan kelancaran dalam sintesis ucapan merupakan hal penting untuk memastikan komunikasi yang alami dan efektif. Teknologi ini menggunakan jaringan saraf buatan yang dilatih untuk mengenali pola aktivitas otak saat pasien membayangkan dirinya mengucapkan kalimat. Hasilnya, jumlah kata per menit yang bisa dihasilkan hampir dua kali lipat dibandingkan metode konvensional, dan suara sintetis yang dihasilkan terdengar mirip dengan suara asli pasien.

Meskipun akurasi teknologi ini masih di bawah metode yang berbasis teks, para peneliti optimistis bahwa inovasi ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pasien yang mengalami gangguan bicara di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.