Hendak Dibuang di Pinggir Jalan, Petugas Trantib Ciledug Amankan Minibus Berisi Sampah
📅 Kamis, 17 Apr 2025, 11:13 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
TANGERANG - Petugas Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten, mengamankan satu unit minibus dari Tangerang Selatan berisi puluhan plastik sampah sisa kelapa saat hendak melakukan pembuangan di pinggir jalan.
"Untuk sementara minibus berisi sampah diamankan di Kantor Kecamatan Ciledug dan diserahkan kembali apabila telah selesai mengikuti sidang tipiring," kata Kasi Trantib Kecamatan Ciledug Agung Wibowo di Tangerang Kamis.
Sebelumnya petugas Trantib Kecamatan Ciledug melakukan operasi tangkap tangan kegiatan pembuangan sampah sembarangan di atas jembatan Jalan Raden Fatah pada Rabu (16/4).
Di dalam minibus tersebut, petugas menemukan puluhan plastik berisi sampah sisa kelapa yang belum sempat dibuang, dan puluhan plastik lain yang sudah dibuang di tepi jalan.
Dari kegiatan operasi tangkap tangan itu, diamankan tiga orang pelaku yakni pemilik sampah yang merupakan pedagang musiman kelapa dan dua orang penyedia jasa pembuangan sampah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah seorang pelaku mengaku menyediakan jasa membuang sampah dengan memasang tarif Rp300 ribu dan telah dua kali membuang sampah secara ilegal.
"Mobil berisi sampah yang diamankan petugas terbukti melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Sampah," katanya.
Camat Ciledug Ayi Nuryadin menambahkan bahwa pihaknya secara rutin melakukan patroli kebersihan dan hasilnya melakukan tangkap tangan pembuang sampah sembarangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita tangkap dan amankan, dan ternyata sampah yang dibuang bukan dari Kota Tangerang tetapi dari Kota Tangerang Selatan," ujar Ayi.
Langkah preventif telah dilakukan Kecamatan Ciledug dengan memasang spanduk, namun tidak diindahkan oknum warga yang masih tetap membuang sampah di lokasi tersebut.
"Spanduk larangan tidak diindahkan, sehingga kita tindak tegas dengan sidang tipiring sebagai efek jera terhadap yang bersangkutan dan menjadi contoh bagi warga lainnya," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!