Arab Saudi Berambisi Miliki Tim F1

Selasa, 15 Apr 2025, 16:35 WIB

MANAMA - Memiliki tim Formula Satu bisa menjadi langkah selanjutnya bagi Arab Saudi setelah mensponsori olahraga tersebut dan menjadi tuan rumah grand prix, menurut ketua federasi mobil dan sepeda motor kerajaan.

Pangeran Khalid bin Sultan Al-Abdullah Al-Faisal mengatakan kepada wartawan melalui panggilan video menjelang perlombaan akhir pekan ini di Jeddah bahwa minat itu ada.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

"Itu bisa saja terjadi, itu bisa saja terjadi segera jika Anda melihat pertumbuhan (olahraga ini)," kata dia. "Jika Anda akan membeli tim Formula Satu maka orang-orang akan membelinya untuk menghasilkan uang, terutama jika tim tersebut akan dibeli oleh salah satu perusahaan PIF (Dana Investasi Publik Saudi). Kami melihat Formula Satu menjangkau pasar-pasar baru, penjualannya meningkat secara global,” imbuh dia.

"Tidak mudah untuk menentukan tim mana yang akan dibeli dan bagaimana cara mengelolanya. Namun, kami memiliki banyak minat... kami menjadi tuan rumah Formula Satu, mensponsori tim. Jadi, saya tidak akan terkejut jika kami melihat pengumuman untuk tim Saudi."

Arab Saudi pertama kali menjadi tuan rumah Formula Satu pada tahun 2021, sementara raksasa energi Aramco adalah mitra global olahraga tersebut dan juga sponsor utama tim Aston Martin.

PIF berinvestasi di McLaren pada tahun 2021 dan sudah memiliki 20,5 persen saham di produsen mobil mewah Aston Martin, yang terpisah dari tim yang dikendalikan oleh miliarder Kanada, Lawrence Stroll.

Aston Martin, pembuat mobil, mengatakan bulan lalu pihaknya akan mengumpulkan lebih dari 125 juta pound dari Stroll, yang juga merupakan ketuanya, dan penjualan sahamnya di tim F1.

Bank investasi Raine Group telah ditugaskan oleh Stroll untuk membantu menemukan pembeli untuk kepemilikan tersebut.

Ada pula spekulasi mengenai masa depan tim Alpine milik Renault, meskipun produsen mobil Prancis itu bersikeras bahwa penjualan tidak termasuk dalam agenda.

Formula Satu tengah menikmati lonjakan dukungan di Timur Tengah dengan penggemar perempuan muda sebagai kelompok demografi yang paling cepat berkembang di dunia, menurut Nielsen Sports, apalagi saat ini kawasan ini menyelenggarakan empat dari 24 balapan. CNA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.