Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kadin Indonesia dan Qatar Dorong 5 Sektor Strategis

📅 Senin, 14 Apr 2025, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kadin Indonesia dan Qatar Dorong 5 Sektor Strategis Doc: Antara
Ket. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Qatar Chamber of Commerce and Industry (QCCI) membahas lima pilar kerja sama strategis.

Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Qatar Chamber of Commerce and Industry (QCCI) mendorong kerja sama di lima sektor strategis, yang juga menjadi fokus kerja sama antara RI dan Qatar.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menjelaskan dalam pertemuan dengan QCCI, dibahas lima sektor utama kerja sama, yang juga menjadi fokus RI-Qatar yakni energi, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan teknologi.

"Tadi, kita fokus dalam berbagai macam bidang, paling tidak ada lima yang kita diskusikan. Pertama, mengenai energi, kita tahu bahwa Qatar ini rajanya energi terutama gas. Kedua, di bidang infrastruktur, termasuk baja sampai perumahan. Lalu, dari sisi kesehatan, keempat pendidikan, dan kelima teknologi termasuk di dalamnya fintech," ujar Anin, sapaannya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Kadin Indonesia menggelar Qatar-Indonesia CEO Forum di Doha, Qatar.

Forum ini menjadi ajang strategis untuk mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Qatar, sekaligus memperkuat sinergi antarpelaku usaha kedua negara.

Anin menekankan pentingnya tindak lanjut konkret dari dunia usaha atas kerja sama yang dirintis pemerintah.

"Di sinilah kita lihat bahwa ini contoh bagaimana Kadin bukan saja bermitra dengan pemerintah, mendampingi kunjungan-kunjungan, tapi juga memastikan bahwa realisasinya dirasakan oleh anggotanya. Bahkan, sampai kepada kadin-kadin provinsi, kabupaten, dan kota," katanya.

Dia mengatakan salah satu contoh investasi sukses Qatar di Indonesia adalah Indosat Ooredoo, yang berhasil berkembang dari sektor telekomunikasi hingga ke bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Qatar itu mempunyai suatu hal yang luar biasa dan besar untuk kita majukan. Dan, tentu saja Indosat Ooredoo salah satu investasi yang berhasil dari Qatar di Indonesia," kata Anin.

Sebagai tindak lanjut konkret, forum menyepakati pembentukan lima working group yang akan dikoordinasikan oleh Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia Bernardino M Vega.

Anin pun berharap kelompok kerja ini dapat menyelenggarakan pertemuan rutin, setidaknya sekali setahun di Jakarta dan Qatar.

Qatar-Indonesia CEO Forum diselenggarakan sebagai wujud komitmen dua negara sahabat dalam memperkuat kemitraan strategis.

Forum ini hadir sebagai ruang dialog dan kolaborasi antara pelaku usaha, investor, dan pemimpin kebijakan dari kedua negara untuk menggali peluang bersama di bidang energi, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan transformasi digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

45 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.