Grab Berdayakan Mitra Pengemudi dan Pedagang dengan Dua Solusi Berbasis Agentic AI
📅 Sabtu, 12 Apr 2025, 21:20 WIB | Oleh: Haryo BronoDengan mengurangi ketidakpastian dalam menavigasi perjalanan, fitur ini juga memungkinkan pengemudi lebih fokus saat berkendara. Hingga saat ini, lebih dari 250.000 pengemudi di seluruh Asia Tenggara menggunakan fitur ini setiap minggu.
Fitur pelaporan suara berbasis AI terbaru dari Grab juga memungkinkan pengemudi untuk memberikan informasi kondisi jalan secara real-time. Data ini sangat penting untuk meningkatkan akurasi GrabMaps.
Sebelumnya, pengemudi harus memasukkan informasi secara manual melalui aplikasi GrabDriver, yang terkadang tidak aman dilakukan sambil berkendara dan terbatas dalam hal detail. Dengan alat baru ini, pengemudi cukup melaporkan secara verbal, termasuk kondisi lalu lintas, pekerjaan jalan, banjir, dan lainnya, dengan detail lebih lengkap dan dalam berbagai bahasa.
Sejak peluncuran perdananya, fitur ini telah menerima lebih dari 16.000 laporan per hari dari lebih dari 900.000 pengemudi di seluruh wilayah. Grab juga menerima umpan balik yang lebih banyak dan lebih rinci dari para pengemudi sehingga meningkatkan kecepatan pembaruan dan akurasi GrabMaps. Akurasi GrabMaps sangat penting bagi produktivitas pengemudi dan kemampuan mereka dalam melayani penumpang.
Sebaiknya Anda baca juga:
GrabMerchant Assistant (Asisten AI) dikembangkan melalui kerja sama dengan OpenAI dan Anthropic, sementara AI Driver Companion (Pendamping AI untuk Mitra Pengemudi) dikembangkan melalui kolaborasi dengan OpenAI.
Dengan 44 juta pengguna yang bertransaksi setiap bulannya di 8 negara dan lebih dari 800 kota di Asia Tenggara, Grab menawarkan akses kepada OpenAI dan Anthropic terhadap basis pengguna regional yang besar serta berbagai kasus penggunaan nyata untuk melatih, menguji, dan menyempurnakan model AI.
“Grab bekerja sama dengan mitra AI untuk bersama-sama menciptakan teknologi yang dibutuhkan oleh Mitra Merchant dan Mitra Pengemudi agar dapat bersaing dan unggul di Asia Tenggara,” ujar Kandal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan, Grab selalu meyakini bahwa kemitraan yang saling menguntungkan mampu membuat kami melangkah lebih jauh dan lebih cepat. Dengan bekerja sama dengan dua lembaga riset AI terkemuka di dunia, pihaknya mendapatkan akses terhadap kemampuan mutakhir yang memungkinkan kami menciptakan solusi inovatif untuk melayani para pemangku kepentingan.
“Di saat yang sama, kami juga memberikan contoh nyata dan informasi yang dapat membantu mitra kami menyempurnakan serta mendorong batas-batas model AI yang mereka miliki," lanjut Kandal.
Grab memanfaatkan model OpenAI untuk menghasilkan rekomendasi yang disesuaikan, akurat, dan relevan bagi setiap pedagang melalui GrabMerchant Assistant (Asisten AI), sementara Claude dari Anthropic mendukung berbagai aspek percakapan yang dilakukan GrabMerchant Assistant (Asisten AI) dengan para pengguna.
Sementara itu, pelaporan suara berbasis AI terbaru untuk pengemudi memanfaatkan GPT-4o dari OpenAI untuk mengklasifikasikan berbagai jenis insiden dan kondisi jalan secara lebih akurat berdasarkan laporan pengemudi. Teknologi Real Time API dari OpenAI juga memastikan suara dari fitur ini dapat berkomunikasi dengan pengemudi secara empatik dan dengan respon yang cepat, meniru kecepatan dan nada percakapan manusia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!