Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Temanggung gandeng ITB kembangkan pariwisata

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Pemkab Temanggung gandeng ITB kembangkan pariwisata Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Temanggung Hendra Sumaryana berbicara di hadapan peserta diskusi untuk meningkatkan pariwisata di Temanggung, Kamis (10/4)

Temanggung -- ?Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk meningkatkan program pengembangan pariwisata.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana di Temanggung, Kamis, mengatakan ada sembilan destinasi wisata di empat kecamatan yang nantinya dikemas menjadi sebuah paket wisata.

"Ada sembilan destinasi wisata yang nantinya kita kemas menjadi sebuah paket wisata, seperti Situs Liyangan, Candi Pringapus dan Mata Air Umbul Jumprit di Kecamatan Ngadirejo, kemudian di Kecamatan Parakan ada wisata sejarah China Town, di Kecamatan Bansari ada Embung Bansari, kemudian di Kecamatan Kledung ada wisata Alam Posong, Si Gandul View, dan beberapa wisata alam di kawasan Kledung," katanya.

Ia mengatakan dengan dikemas menjadi paket wisata tersebut yang mencakup kunjungan ke berbagai objek wisata ini wisatawan mengenal lebih dekat objek wisata dan daya tarik yang dimiliki.

"Untuk potensi pariwisata di Temanggung memang  strategis sekali, tentunya dari segi geografis, letak geografis, kondisi alamnya atau tentang kekayaan seni budayanya. Letak strategis karena Temanggung berada di jalur wisata Borobudur dan Dieng, kemudian daerah lain sangat mendukung dari sisi geografis dan tentunya ini potensi yang luar biasa untuk dikembangkan," katanya.

Dosen ITB, Alhilal Furqan menyampaikan ruang lingkup dalam pengembangan pariwisata ini meliputi perencanaan dan implementasi program pengembangan pariwisata, serta ekonomi kreatif.

"Selain itu juga pengembangan sarana prasarana dan usaha mikro kecil menengah, kemudian ada juga pengembangan kebudayaan, pemberdayaan masyarakat, serta penataan wilayah dan kota," katanya.

?Ia mengatakan melalui program kemitraan ini diharapkan dapat memberikan dampak bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Temanggung.

"Kalau terkoneksi maka semuanya itu akan terhubung satu sama lain, dan saling mendukung, karena wisatawan itu tidak hanya berhenti dalam jangka pendek di Temanggung, ada daya tarik lainnya, sehingga kemudian mereka bisa melanjutkan ke titik yang lain," katanya.

Ia mengatakan salah satu konsep dari pariwisata itu adalah lama tinggal, sehingga wisatawan lokal maupun asing bisa tinggal lebih lama di Temanggung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.