Inflasi Jakarta Lampaui Angka Nasional
📅 Rabu, 09 Apr 2025, 01:10 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Harianto
JAKARTA – Secara bulanan, inflasi bulan Maret sebesar dua persen dibanding Februari. “Angka ini lebih tinggi dari data nasional yang berada di 1,65 persen,” tutur Kepala BPS Jakarta, Nurul Hasanudin, Selasa (8/4).
Nurul merinci, kelompok yang memberikan andil inflasi terbesar adalah perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 1,57 persen. Kemudian, diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,34 persen.
“Ada beberapa komoditas yang secara nasional juga cukup tinggi seperti bawang merah, daging ayam ras, dan cabai merah,” jelasnya. Kelompok berikutnya yang juga menyumbang andil inflasi Jakarta adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,06 persen.
Selanjutnya, terdapat lima komoditas utama yang memberikan andil inflasi bulanan Jakarta. Mereka adalah tarif listrik 1,57 persen, bawang merah 0,11, emas perhiasan 0,06, daging ayam ras 0,05, dan cabai merah 0,04 persen.
Menurut Nurul, perkembangan inflasi Maret yang bertepatan dengan momen Ramadan dan Idul Fitri lebih tinggi dari situasi yang sama tahun lalu bulan Februari 0,45 persen. Inflasi Maret juga lebih tinggi dibandingkan inflasi lebaran tahun lalu April 0,26 persen, April 2023 (0,40 persen), Mei 2022 (0,06 persen), dan Mei 2021 (0,41 persen).
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, secara tahunan, Jakarta pada bulan Maret terhadap Maret 2024 juga tercatat inflasi 1,02 persen atau lebih rendah dari angka nasional 1,03 persen. “Jakarta sedikit lebih terkendali dari nasional karena sebagai ibu kota menjadi barometer perekonomian Indonesia. Dinamika gejolak harga di Jakarta sangat berpengaruh terhadap inflasi nasional,” tutur Nurul.
Dari 11 kelompok pengeluaran, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga tercatat memberi andil minus 0,06 persen. Grup ini diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,58 persen), kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,39 persen). Kemudian, komoditas yang memberikan andil utama inflasi tahunan Maretadalah tarif air minum PAM, emas perhiasan, bawang merah, cabai rawit, dan kopi bubuk.
BPS juga mencatat harga harga bawang merah lebih terkendali saaat Ramadhan ini dibandingkan tahun lalu yang melebihi 100.000 per kilogram. Ramadan kemarin, bawang merah dengan harga 71.258,04 per kilogram.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Memang masih cukup tinggi. Namun, kita patut bersyukur karena masih lebih terkendali dibandingkan situasi yang sama Ramadan tahun laluyang sempat menyentuh 100.000 lebih per kg,” ujar Nurul.
Walau begitu, lanjutnya, harga bawang merah Maret ini menyebabkan andil inflasi hingga 0,11 persen. Selain bawang merah, komoditas lainnya yang juga menyumbang inflasi bulanan Jakarta Maret 2025 adalah cabai merah (0,04 persen).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!